Bolehkah Ibu Hamil Pakai Make Up saat Persalinan?
JAKARTA - Banyak ibu hamil tetap ingin tampil segar dan percaya diri saat menjalani persalinan, termasuk dengan menggunakan make up. Namun, apakah penggunaan make up saat melahirkan aman dilakukan?
Dokter Indra Tarigan menjelaskan bahwa pada dasarnya ibu hamil tetap diperbolehkan memakai make up saat persalinan, selama penggunaannya tidak berlebihan.
“Boleh asal sederhana ya bun,” ujar dr. Indra Tarigan, dikutip dari akun Instagram pribadinya.
Ia menyarankan agar ibu cukup menggunakan make up tipis dan natural. Penggunaan riasan ringan dinilai masih aman selama tidak mengganggu proses pemantauan kondisi pasien oleh tenaga medis.
Menurutnya, ibu sebaiknya menghindari penggunaan lipstik tebal, foundation berlapis, bedak berlebihan, hingga eyeliner yang terlalu tegas. Selain itu, penggunaan kuteks juga tidak disarankan saat persalinan.
Alasan Tak Boleh Pakai Makeup Tebal
Hal tersebut karena dokter dan tim anestesi perlu memantau kondisi tubuh pasien melalui warna bibir, wajah, dan kuku selama proses persalinan maupun tindakan operasi caesar.
“Make up tebal bisa menutupi tanda-tanda penting seperti pucat atau kebiruan,” jelasnya.
Warna bibir, kuku, dan kulit menjadi salah satu indikator penting untuk mengetahui kondisi oksigenasi dan sirkulasi darah pasien. Jika tertutup riasan tebal atau kuteks, tenaga medis bisa lebih sulit mendeteksi perubahan kondisi tubuh dengan cepat.
Karena itu, ibu hamil yang ingin tetap memakai make up saat melahirkan dianjurkan memilih riasan ringan, nyaman, dan tidak berlebihan agar tetap aman selama proses persalinan berlangsung.









