Optimis Negosiasi Damai Berlanjut, Trump: Perang AS-Iran Hampir Berakhir
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa perang AS-Iran “hampir berakhir”. Pernyataan itu disampaikan Trump dalam sebuah wawancara saat AS dan Iran dilaporkan tengah berusaha memulai kembali negosiasi damai yang sebelumnya gagal mencapai kesepakatan.
“Saya pikir ini hampir berakhir, ya. Maksud saya, saya melihatnya sangat dekat dengan akhir,” kata Trump kepada pembawa acara Fox Business, Maria Bartiromo, pada Rabu (15/4/2026).
Trump kembali mengatakan bahwa Iran “sangat ingin” membuat kesepakatan dengan AS untuk mengakhiri perang.
“Jika saya menarik diri sekarang, akan membutuhkan waktu 20 tahun bagi mereka untuk membangun kembali negara itu, dan kita belum selesai. Kita lihat saja apa yang terjadi. Saya pikir mereka sangat ingin membuat kesepakatan,” tambah Trump.
Sebelumnya, Bartiromo mengatakan dalam sebuah video di Instagram bahwa Trump berulang kali menyebut perang Iran dalam bentuk lampau selama wawancara mereka, yang mendorongnya untuk bertanya langsung: “Apakah sudah berakhir?”
“Dia berkata: ‘Sudah berakhir,’” kata Bartiromo, menggambarkan percakapan tersebut.
Selama akhir pekan lalu, AS dan Iran melakukan pembicaraan di ibu kota Pakistan, Islamabad, untuk mengakhiri perang secara permanen. Namun, tidak ada kesepakatan yang tercapai dalam negosiasi yang dilaporkan berlangsung selama 21 jam tersebut.
Upaya untuk mengadakan putaran pembicaraan lain sedang berlangsung.
Dilansir TRT, Trump menunjukkan nada optimistis tentang prospek dimulainya kembali pembicaraan langsung AS-Iran, dengan mengatakan pada Selasa (14/4/2026) bahwa pembicaraan tersebut dapat dimulai kembali di Pakistan dalam dua hari ke depan.
Pakistan menengahi gencatan senjata selama dua minggu pada 8 April, yang masih berlaku hingga saat ini.










