Strategi Fuso Tingkatkan Efisiensi Kendaraan Komersial Pelaku Usaha

Strategi Fuso Tingkatkan Efisiensi Kendaraan Komersial Pelaku Usaha

Otomotif | okezone | Minggu, 12 April 2026 - 13:46
share

JAKARTA – Bagi para pelaku usaha, efisiensi merupakan hal penting. Armada kendaraan komersial yang dikerahkan dituntut untuk terus beroperasi.

Dalam hal ini, Mitsubishi Fuso memiliki strategi agar operasional pelaku usaha tetap terjaga dengan efisien.

Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Aji Jaya, mengungkapkan bahwa servis menjadi salah satu hal penting bagi operasional perusahaan. Durasi servis kendaraan komersial dapat berpengaruh terhadap waktu operasional hingga biaya tambahan.

Terkait hal ini, Fuso menyiapkan bengkel yang beroperasi 24 jam. Layanan ini disiapkan untuk memudahkan para pelaku usaha melakukan servis kendaraan.

“Itu adalah salah satu strategi kami memberikan jaminan kepada konsumen atas layanan aftersales,” kata Aji Jaya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dikutip Minggu (12/4/2026).

Di sisi lain, Aji menyebut Fuso memiliki 225 diler yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk melayani kebutuhan konsumen dalam hal aftersales.

Ia juga menyebutkan bahwa pihaknya memiliki layanan bookstop service, yaitu perawatan hingga perbaikan kendaraan di lokasi operasional konsumen.

“Kami dari Mitsubishi Fuso siap mengunjungi lokasi operasional konsumen. Kami juga harus menjamin ketersediaan suku cadang,” kata Aji.

Selain itu, di titik strategis, pihaknya menyediakan part depo. Strategi-strategi ini ditujukan untuk meningkatkan efisiensi, baik dari sisi biaya maupun waktu bagi para pelaku usaha.

 

“Banyak faktor itulah yang harus dikemas supaya efisiensi ini bisa terwujud,” ucap Aji.

Sementara itu, dengan layanan bengkel siaga 24 jam, para pelaku usaha merasa terbantu. Layanan ini membuat operasional tetap berjalan karena kendaraan dapat diservis di waktu yang tepat.

“Kami senang ada layanan bengkel siaga 24 jam. Karena bagaimana pun, kendaraan ini bekerja dan harus ada waktunya untuk diservis. Nah, waktu-waktu down time itulah yang akan kami hindari. Misalnya hari Minggu atau hari besar, saat kegiatan mulai melambat, kami mengatur mobil mana yang harus menjalani perbaikan. Supaya pada saat operasional maksimal, semua unit sudah siap,” kata Chief Executive Officer (CEO) PT Tako Anugerah Koperasi, Melky Tako, di kesempatan yang sama.

Topik Menarik