Kenali Arti Doomscrolling dan Bahayanya, Menkes Bagikan Tips Tak Kecanduan HP

Kenali Arti Doomscrolling dan Bahayanya, Menkes Bagikan Tips Tak Kecanduan HP

Terkini | okezone | Rabu, 8 April 2026 - 09:05
share

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kembali membagikan konten edukatif melalui seri Budi Gemar Sharing #BGS di media sosial Instagram-nya. Kali ini, ia membahas soal fenomena doomscrolling dan cara mengatasinya.

Doomscrolling merupakan kebiasaan menggulir layar ponsel secara terus-menerus, terutama untuk mengonsumsi konten negatif atau tanpa tujuan jelas, seperti berita buruk, drama media sosial, hingga konten yang memicu kecemasan. Kebiasaan ini sering terjadi tanpa disadari, biasanya saat malam hari atau saat seseorang sedang merasa lelah.

Bukannya beristirahat, pengguna ponsel justru terus terpapar informasi yang memicu stres dan membuat kualitas tidur menurun. Menurut Budi, penggunaan ponsel yang tidak terkontrol bisa berdampak pada kesehatan mental karena memicu sensasi kecanduan yang tidak memberikan manfaat jangka panjang.

3 tips yang bisa langsung diterapkan pengguna ponsel

1. Batasi Waktu Penggunaan Aplikasi
Ia menyarankan untuk memanfaatkan fitur bawaan ponsel, seperti App Time Limit, untuk membatasi durasi penggunaan media sosial. Dengan pembatasan ini, pengguna diharapkan lebih sadar terhadap waktu yang dihabiskan di depan layar.

2. Bersihkan Home Screen
Langkah berikutnya adalah menghapus aplikasi media sosial dari tampilan utama ponsel. Dengan begitu, akses ke aplikasi tersebut tidak lagi instan dan dapat mengurangi kebiasaan membuka aplikasi secara refleks.

3. Sembunyikan Aplikasi
Budi juga menyarankan agar aplikasi media sosial dipindahkan ke folder tersembunyi atau bagian terdalam di ponsel. Tujuannya adalah menciptakan hambatan agar otak tidak terus-menerus terdorong membuka aplikasi secara impulsif.

“Kita juga bisa pindahkan aplikasinya ke folder yang tersembunyi supaya aksesnya jadi sulit,” katanya.

Melalui unggahan tersebut, Budi menegaskan bahwa teknologi seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan, bukan justru membuat penggunanya kecanduan. Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran dalam menggunakan perangkat digital di tengah derasnya arus informasi.

“Punya handphone canggih, manfaatkan fiturnya untuk menjaga kesehatan jiwa, bukan malah bikin kecanduan konten tanpa tujuan,” tulisnya.

Topik Menarik