Polisi Petakan Titik Rawan Macet dan Kecelakaan di Jalur Gentong Tasikmalaya

Polisi Petakan Titik Rawan Macet dan Kecelakaan di Jalur Gentong Tasikmalaya

Terkini | okezone | Minggu, 15 Maret 2026 - 19:30
share

JAKARTA – Titik rawan kemacetan (trouble spot) dan rawan kecelakaan (black spot) di kawasan Lingkar Gentong dan sekitarnya yang menuju Ciamis telah diidentifikasi oleh Polres Tasikmalaya Kota. Para pemudik diimbau untuk memperhatikan keselamatan saat melintas di jalur tersebut.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan menjelaskan black spot yang dimaksud berada di Tanjakan Gentong. Di area tersebut terdapat tanjakan dengan kemiringan cukup tinggi sehingga dapat memengaruhi kestabilan kendaraan saat berbelok.

“Jadi kendaraan harus melakukan manuver terlebih dahulu. Jika tidak, kendaraan berat bisa berhenti mendadak dan berpotensi terjungkal,” kata Riki saat paparan di Pos Pengamanan Polres Tasikmalaya Kota, Minggu (15/3/2026).

Di kawasan Lingkar Gentong juga terdapat titik yang kerap menjadi tempat berhenti truk. Saat arus mudik sedang padat, keberadaan truk yang menepi untuk beristirahat atau makan kerap menjadi hambatan arus lalu lintas.

Riki lebih lanjut menjelaskan trouble spot yang salah satunya berpusat di Simpang Tiga Pamoyanan. Kawasan tersebut merupakan jalur penghubung antar kabupaten/kota. Simpang Tiga Pamoyanan juga menjadi penghubung arah Tasikmalaya menuju Majalengka, Kuningan, hingga Ciamis.

Potensi kemacetan juga dapat terjadi di sekitar Polsek Rajapolah. Riki mengatakan di kawasan tersebut terdapat jalan raya gantung yang mengarah ke Ciamis. Biasanya terdapat hambatan arus lalu lintas akibat laju kendaraan truk sumbu tiga.

 

Karena itu, kawasan tersebut direncanakan akan direvitalisasi menjadi kantong parkir bagi kendaraan besar, mengingat masih tersedia ruang yang memungkinkan untuk parkir.

“Yang terakhir adalah wilayah perbatasan Cihaurbeuti, Ciamis. Ini merupakan perbatasan jalur menuju Kadipaten hingga Malangbong, Garut. Jadi dua sisi sepanjang 35 kilometer jalur arteri berada dalam wilayah pengawasan Polres Tasikmalaya Kota,” kata Riki.

Sementara itu, pergerakan arus kendaraan mudik Lebaran 2026 di jalur Lingkar Gentong, Tasikmalaya, Jawa Barat, masih terpantau lengang. Sejumlah titik yang biasanya menjadi langganan kemacetan saat arus mudik belum terlihat penumpukan kendaraan.

Pantauan sejak pukul 09.00 hingga 11.00 WIB di sejumlah titik krusial Lingkar Gentong menunjukkan dominasi kendaraan berpelat Z atau kendaraan dengan domisili Tasikmalaya yang melintas di perbatasan antara Kota dan Kabupaten Tasikmalaya di Jalan Malangbong menuju Jalan Nasional III. Hingga pukul 16.00 WIB, kondisi serupa masih berlangsung.

Kendaraan berpelat luar daerah seperti Bandung, Jakarta, dan sekitarnya hanya sesekali terlihat melintas menuju jalur Lingkar Gentong.

Adapun jalur Gentong memiliki posisi strategis dalam arus mudik wilayah selatan Jawa Barat. Jalur ini biasanya digunakan pemudik dari arah Bandung dan Garut menuju Tasikmalaya, Ciamis, hingga menembus jalur menuju Jawa Tengah.

 

Pergerakan kendaraan juga belum terlihat signifikan di kawasan Letter U Lingkar Gentong yang menjadi lokasi Pos Pengamanan Polres Tasikmalaya Kota. Arus lalu lintas hingga ke arah Rumah Makan Gentong juga terpantau lancar.

Kondisi serupa juga terlihat hingga jalur menuju kawasan Rajapolah.

Kepolisian setempat mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi petugas apabila mengalami kendala di jalur mudik tersebut. Sebab, terdapat tim khusus yang disiagakan untuk mengurai kemacetan.

“Bagi para pengguna jalan, apabila ada hambatan atau kendala, silakan menghubungi call center 110. Nantinya Tim Urai akan datang apabila terjadi kemacetan atau permasalahan di jalur arteri nasional ini,” kata Riki.

Topik Menarik