Gelar Pasar Murah, Pemprov Kalteng Subsidi 1.700 Paket Sembako Jelang Idulfitri
PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Raya Idulfitri. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran mengatakan bahwa permintaan bahan pangan pokok biasanya meningkat menjelang momen keagamaan seperti Ramadan, Idulfitri, maupun Nyepi.
“Peningkatan permintaan kebutuhan pokok menjelang HBKN berpotensi memicu kenaikan harga. Kondisi ini dapat memberatkan daya beli masyarakat, sehingga pemerintah perlu hadir untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen menjaga keseimbangan antara pasokan dan harga pangan melalui berbagai langkah intervensi pasar secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah ini, pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus menjaga stabilitas harga pangan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng menyediakan sebanyak 1.700 paket sembako. Setiap paket berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta minyak goreng 2 liter. Harga normal paket tersebut sebesar Rp144.750. Namun, pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp134.750 sehingga masyarakat hanya perlu menebusnya dengan harga Rp10.000 per paket.
“Subsidi ini diberikan agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau, khususnya menjelang hari raya ketika kebutuhan rumah tangga meningkat,” ucapnya.
Selain paket sembako, kegiatan ini juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah yang menyediakan berbagai komoditas pangan lain dengan harga di bawah pasar, seperti telur ayam, daging ayam beku, bawang merah, bawang putih, sayuran, hingga ikan segar.
Gubernur menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dengan berbagai pihak, di antaranya BULOG, ID FOOD, BUMD pangan, distributor, petani, peternak, gabungan kelompok tani (gapoktan), serta pelaku usaha pangan lainnya.
“Gerakan Pangan Murah ini dilaksanakan melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan guna memastikan ketersediaan pangan yang murah, berkualitas, dan mudah dijangkau oleh masyarakat,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung stabilisasi pasokan dan harga pangan di wilayah Kalimantan Tengah, termasuk pelaksanaan GPM yang menjangkau hingga ke desa-desa sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur bersama Ketua TP-PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta unsur Forkopimda turut menyerahkan secara simbolis paket sembako kepada masyarakat. Bahkan, sebagian paket sembako yang telah disubsidi pemerintah tersebut kembali digratiskan kepada masyarakat atas dukungan Gubernur, Wakil Gubernur, Pangdam, Kapolda, dan Kabinda.
Kegiatan ini turut dihadiri Plt Sekretaris Daerah Leonard S Ampung, para staf ahli gubernur, asisten Setda, kepala perangkat daerah terkait, serta pimpinan perbankan BUMN dan BUMD.
Pemerintah berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata sekaligus membantu meringankan beban ekonomi masyarakat menjelang Idulfitri.









