Tampil Heroik, Kevin Diks Masuk Jajaran Pemain Terbaik Bundesliga Versi Media Jerman
MONCHENGLADBACH – Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, terus mencuri perhatian publik sepak bola Jerman berkat performa gemilangnya bersama Borussia Monchengladbach. Media kenamaan Jerman, Bulinews, memberikan apresiasi tinggi dengan memasukkan nama bek berusia 29 tahun tersebut ke dalam daftar kesebelasan terbaik Liga Jerman pekan ke-24.
Kevin Diks menjadi pahlawan kemenangan Borussia Monchengladbach atas Union Berlin 1-0 dalam lanjutan Liga Jerman 2025-2026. Pemain tersebut membuat Borussia Park, Monchengladbach, Jerman bergemuruh pada Sabtu 28 Februari 2026 lalu.
1. Gol Penentu di Menit Berdarah
Diks mencetak satu-satunya gol penentu kemenangan tim lewat titik putih pada menit 90+3. Namun sebelum itu, Kevin seperti dibayang-bayangi kesialan. Banyak peluang mencetak gol yang terlewatkan.
Kevin sempat mempunyai kesempatan lewat tandukan, hingga mencetak gol lewat tendangan roket dari jarak dekat pada menit ke-64. Namun, gol itu dianulir oleh wasit setelah melalui pengecekan Video Assistant Referee (VAR).
Bek Timnas Indonesia itu juga tampil solid sepanjang pertandingan. Penampilan impresif ini membuat Kevin mendapat pujian setinggi langit dari Media Jerman, Bulinews.
2. Pengakuan Kualitas Defensif dan Mental Baja
"Dia tetap tenang dan berhasil mengeksekusi penalti di menit-menit akhir, mengamankan kemenangan yang sangat dibutuhkan Gladbach," tulis Bulinews dalam laporannya, dikutip pada Sabtu (7/3/2026).
"Selain itu, ia juga menampilkan performa defensif yang solid, memenangkan semua duel di lapangan dan berkontribusi secara efektif dalam membangun serangan," tambah laporan itu.
Pemimpin redaksi Bulinews, Rune Gjerulff, juga menyertakan Kevin dalam kesebelasan terbaik. Dia sejajar dengan Jamie Leweling (Stuttgart), Kevin Schlotterbeck (Augsburg), dan Daniel Svensson (Borussia Dortmund).
Kevin mengaku senang bisa mencetak gol penentu kemenangan Borussia Monchengladbach. Apalagi, Die Fohlen memang membutuhkan kemenangan untuk memutus tren buruk.
"Tekanannya (saat menendang penalti) jelas sangat besar pada saat seperti itu. Terutama karena beberapa minggu terakhir sangat sulit bagi kami dengan kekalahan dan tanpa kemenangan. Tapi saya percaya diri dan tahu saya akan mencetak gol," tutur Kevin.










