Adu Gaji Pembalap MotoGP dengan Moto2 dan Moto3, bak Bumi dan Langit?
ADU gaji pembalap MotoGP dengan Moto2 dan Moto3 menarik untuk diulas. Apakah angkanya bak bumi dan langit?
Tiga ajang balap itu dikelola langsung oleh Dorna Sports yang kini berganti nama menjadi MotoGP SEG. Ketiganya dihitung sebagai kejuaraan dunia dengan tajuk Grand Prix.
Seringkali para pembalap yang mentas di MotoGP berasal dari kategori di bawahnya yakni Moto3 dan Moto2. Namun, tak semua rider bisa mencapai kelas premier.
1. Gaji Pembalap di Moto3 dan Moto2
Lantas, berapa gaji pembalap yang mentas di Moto3? Tidak ada informasi pasti soal ini. Namun, pembalap di level ini biasanya mendapat bayaran sangat minim jika tidak masuk lewat dukungan sponsor.
Berkaca dari kontrak Jorge Martin di Moto3, pembalap asal Spanyol itu mendapat bayaran 40 ribu Euro (sekitar Rp670 juta) per tahun. Bisa dibilang, bayaran mereka ada di kisaran itu bila sudah masuk kategori spesial.
Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Iran pada Final Piala Asia Futsal 2026 Malam Ini
Kemudian, berapa gaji pembalap di Moto2? Menurut laman MotoGPNews, pembalap di Moto2 mendapat gaji di kisaran 75-150 ribu Euro (setara Rp1,5-2,9 miliar) per tahun.
2. Gaji Pembalap di MotoGP
Lantas, berapa gaji pembalap di kelas MotoGP? Berdasarkan data Salary Leaks, mereka diupah pada kisaran 250 ribu hingga 14 juta Euro (setara Rp4,8 – 274 miliar).
Jauhnya perbedaan gaji itu mendorong Liberty Media selaku pemegang MotoGP SEG, mengusulkan adanya batas minimum atau UMR. Mereka mengusulkan agar gaji minimum pembalap mulai 2027 adalah 500 ribu Euro (setara Rp9,8 miliar) untuk kelas premier.
Naiknya angka minimal di MotoGP bisa berimbas kepada kejuaraan-kejuaraan di bawahnya. Bukan tidak mungkin gaji pembalap di Moto3 dan Moto2 akan naik dari kisaran saat ini.
Itulah gaji pembalap MotoGP dengan Moto2 dan Moto3. Ternyata memang angkanya bak bumi dan langit!










