Kodam Jaya dan DLH Jakarta Kelola 5,5 Ton Limbah Elektronik

Kodam Jaya dan DLH Jakarta Kelola 5,5 Ton Limbah Elektronik

Terkini | okezone | Senin, 16 Februari 2026 - 10:54
share

JAKARTA – Kodam Jaya bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah konkret dalam mengatasi ancaman pencemaran limbah elektronik di kawasan perkotaan. Sebanyak 5.598,2 kilogram e-waste berhasil dihimpun dan diserahkan untuk dikelola sesuai standar limbah B3.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen program “Jaga Jayakarta, Jaga Bumi”, inisiatif Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi, yang memperluas makna pengamanan wilayah bukan hanya pada aspek territorial. Namun, juga keberlanjutan lingkungan hidup.

Pengumpulan dilakukan secara terstruktur oleh jajaran Satkowil dan Sat Non Kowil Kodam Jaya, dengan dukungan aktif Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya yang menggerakkan keluarga prajurit serta masyarakat untuk menyalurkan limbah elektronik ke jalur pengelolaan resmi.

Dari seluruh satuan yang terlibat, capaian tertinggi diraih Komando Distrik Militer 0510/Tigaraksa dengan 1.225 kilogram dan Batalyon Kavaleri 9/Satya Dharma Kala 9 dengan 207,5 kilogram. Total lebih dari 5,5 ton limbah elektronik diserahkan kepada DLH Provinsi DKI Jakarta untuk diproses melalui mekanisme pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (B3).

Pangdam Jaya menegaskan, menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab kolektif. Ditambah, pihaknya ingin memastikan, limbah elektronik tidak menjadi bebab bagi generasi mendatang. 

“Menjaga wilayah tidak hanya soal batas geografis, tetapi juga menjaga tanah dan airnya tetap aman. Melalui program Jaga Jayakarta, Jaga Bumi, kami ingin memastikan bahwa limbah elektronik tidak menjadi beban bagi generasi mendatang.” ujarnya, dikutip Senin (16/2/2026).

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta Asep Kuswanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut ke depannya.

“DLH bekerja bersama Kodam Jaya dalam kegiatan yang sangat luar biasa. Ini pertama kalinya sebuah unit kerja secara terstruktur menggerakkan pengumpulan e-waste dalam skala besar. Alhamdulillah, terkumpul lebih dari 5.200 kilogram. Kami sangat mengapresiasi komitmen ini dan berharap kerja sama ini terus berlanjut, tidak hanya pada e-waste tetapi juga dalam program lingkungan lainnya,” ujarnya.

Limbah elektronik mengandung zat berbahaya seperti timbal, merkuri, dan kadmium yang dapat mencemari tanah dan air serta berdampak pada kesehatan. Namun, melalui pengolahan resmi, komponen elektronik dapat dipilah dan dimanfaatkan kembali menjadi bahan baku seperti aluminium, tembaga, bahkan emas dari papan sirkuit (PCB).

Kegiatan itu ditandai dengan penukaran plakat antara perwakilan Kodam Jaya dan Kepala DLH Provinsi DKI Jakarta sebagai simbol penguatan sinergi dalam menjaga lingkungan hidup. Gerakan ini setidaknya menunjukkan bahwa perubahan selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.

Topik Menarik