Jalan Berlubang Picu Kecelakaan di Jakarta, Begini Respons Pramono
JAKARTA – Puluhan kejadian kecelakaan berkendara terjadi di Jakarta sepanjang 1–28 Januari 2026. Curah hujan tinggi yang menyebabkan banjir di Jakarta belakangan ini membuat banyak titik jalan berlubang.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati saat berkendara, mengingat kondisi jalan saat ini banyak yang berlubang.
“Dalam kesempatan ini Pemerintah Jakarta berkali-kali juga sudah menyampaikan agar semuanya berhati-hati,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (29/1/2026).
“Karena memang harus diakui, akibat curah hujan yang sangat tinggi saat ini ada beberapa titik jalan yang berlubang,” sambungnya.
Pramono berharap kejadian kecelakaan akibat jalan berlubang di Jakarta tidak terulang kembali. Ia menegaskan akan segera melakukan penambalan jalan berlubang.
“Ya saya berharap tidak ada yang sampai masuk dan terjatuh,” ucap Pramono.
Adapun kebijakan mempercepat perbaikan jalan berlubang ini diputuskan Pramono usai menggelar rapat terbatas bersama jajaran terkait. Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta menunda perbaikan jalan lantaran curah hujan tinggi diprediksi masih terjadi hingga 1 Februari 2026.
“Karena kondisi curah hujan yang masih tinggi, yang awalnya pembangunan jalan menunggu sampai curah hujan berkurang, tetapi tadi dalam rapat diputuskan karena beberapa jalan sudah mulai berlubang perlu segera dilakukan penanganan,” jelasnya.
Dengan keputusan tersebut, Pramono meminta Dinas Bina Marga untuk segera melakukan penambalan terhadap jalan yang berlubang akibat tergerus genangan banjir. Ia juga meminta jalan yang telah diperbaiki secara sementara untuk dipantau secara rutin.
“Secara khusus kepada Dinas Bina Marga, selain penanganan darurat jalan, juga diminta agar perawatan jalan secara rutin tetap dilakukan,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Ditlantas Polda Metro Jaya mencatat 27 kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Jakarta dan sekitarnya akibat jalan berlubang. Dari jumlah tersebut, satu orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat, dan 20 orang luka ringan.
“Total kejadian kecelakaan akibat jalan berlubang dari 1–28 Januari 2026 ada 27 kejadian,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani.










