5 Mitos yang Dipercaya Saat Perayaan Imlek

5 Mitos yang Dipercaya Saat Perayaan Imlek

Gaya Hidup | okezone | Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:03
share

JAKARTA – Perayaan Tahun Baru Imlek bukan hanya identik dengan lampion, angpau, dan kumpul keluarga, tetapi juga sarat dengan berbagai mitos dan kepercayaan turun-temurun yang masih dipercaya oleh masyarakat Tionghoa hingga kini.

Mitos-mitos ini diwariskan dari generasi ke generasi dan menjadi bagian dari tradisi yang memperkaya makna Imlek sebagai simbol harapan, keberuntungan, dan awal baru. Berikut 5 mitos yang dipercaya saat perayaan Imlek.

1. Angpau Pembawa Keberuntungan

Mitos:
Menerima angpau saat Imlek dipercaya bisa membawa keberuntungan dan rezeki sepanjang tahun.

Faktanya:
Angpau memang tidak otomatis membuat seseorang langsung beruntung, namun secara simbolis angpau melambangkan doa, harapan baik, dan berbagi kebahagiaan. Tradisi ini juga mempererat hubungan keluarga dan sosial.

2. Petasan untuk Mengusir Roh Jahat

Mitos:
Bunyi petasan dipercaya dapat mengusir roh jahat dan energi negatif di awal tahun.

Faktanya:
Secara tradisional, suara keras diyakini mengusir hal buruk. Meski kini lebih bersifat simbolis dan hiburan, petasan tetap menjadi bagian dari kemeriahan Imlek—tentu dengan tetap memperhatikan faktor keamanan.

3. Makanan Imlek Pembawa Hoki

Mitos:
Makanan seperti ikan, mie panjang umur, dan kue keranjang dipercaya membawa keberuntungan, kelimpahan, dan umur panjang.

Faktanya:
Makna keberuntungan berasal dari simbol dan filosofi di balik makanan tersebut. Selain itu, hidangan khas Imlek juga menjadi sarana kebersamaan keluarga yang mempererat hubungan antaranggota.

4. Pantangan Potong Rambut di Awal Tahun

Mitos:
Memotong rambut saat Imlek diyakini bisa membuang keberuntungan dan mendatangkan kesialan.

Faktanya:
Tidak ada dasar ilmiah terkait mitos ini. Namun, banyak orang tetap menghindari potong rambut sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan simbol awal tahun baru.

5. Warna Merah sebagai Simbol Keberuntungan

Mitos:
Mengenakan pakaian berwarna merah saat Imlek dipercaya mampu menangkal energi negatif dan mendatangkan hoki.

Faktanya:
Merah melambangkan keberanian, kebahagiaan, dan kemakmuran dalam budaya Tionghoa. Tak heran jika warna ini mendominasi dekorasi dan busana saat Imlek karena memberi kesan ceria dan penuh semangat.

Topik Menarik