3 Pelatih Timnas Indonesia yang Tolak Andalkan Top Skor Liga Indonesia, Nomor 1 Ivan Kolev!
SEBANYAK 3 pelatih Timnas Indonesia yang menolak mengandalkan top skor Liga Indonesia akan diulas Okezone. Indonesia sempat memiliki banyak penyerang tajam di era 2000-an awal seperti Budi Sudarsono, Bambang Pamungkas, Ilham Jaya Kesuma, Zaenal Arief hingga Boaz Solossa.
Bahkan beberapa nama di atas sempat menjadi top skor Liga Indonesia. Meski menjadi top skor Liga Indonesia, tenaga penyerang-penyerang ini justru tidak diandalkan di Timnas Indonesia.
Ada beberapa alasan kenapa mereka tidak disertakan. Salah satunya karena gaya permainan mereka tidak sesuai dengan sang pelatih Timnas Indonesia. Lantas, siapa saja pelatih yang dimaksud?
Berikut 3 pelatih Timnas Indonesia yang menolak mengandalkan top skor Liga Indonesia:
1. Ivan Kolev
Ivan Kolev dua kali menjadi pelatih Timnas Indonesia, tepatnya pada 2002-2004 dan 2007. Saat memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2002, Ivan Kolev membuat keputusan mengejutkan.
Ia memilih meninggalkan nama top skor Liga Indonesia 2002, Ilham Jaya Kesuma. Saat itu, Ilham Jaya Kesuma yang bermain untuk Persita Tangerang, mencetak 26 gol dari 29 pertandingan Liga Indonesia 2002.
Alih-alih memanggil Ilham Jaya Kesuma, Ivan Kolev memilih mengandalkan Bambang Pamungkas, Gendut Doni, Budi Sudarsono dan Zaenal Arief.
2. Benny Dollo
Nama kedua ada Benny Dollo. Saat memimpin Timnas Indonesia jelang turun di Piala AFF 2008, Benny Dollo mencoret Boaz Solossa dari skuad yang diproyeksikan tampil di ajang dua tahunan tersebut. Padahal, Boaz Solossa sedang tajam-tajamnya saat itu dan terbukti finis sebagai top skor Liga Super Indonesia 2008-2009 dengan koleksi 28 gol dari 31 laga.
"Keinginan pelatih memang berbeda-beda satu sama lain. Sebab, setiap pelatih memiliki sistem yang berbeda-beda," kata Benny Dollo saat itu soal pencoretan Boaz Solossa.
3. Shin Tae-yong
Terakhir ada Shin Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan ini beberapa kali mengabaikan top skor Liga Indonesia 2021-2022 yang berdarah Montenegro, Ilija Spasojevic.
“Ilija Spasojevic sempat saya panggil beberapa kali untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia. Saat ini, performa Spasojevic di Liga 1 cukup baik," kata Shin Tae-yong pada Oktober 2021.
"Namun, pergerakan yang saya inginkan dengan gaya permainan ia itu berbeda. Ia juga sudah berumur. Saya mengakui kemampuan Ilija Spasojevic," lanjut Shin Tae-yong.
Meski begitu, pada akhirnya Shin Tae-yong memanggil Ilija Spasojevic untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2022. Namun, Ilija Spasojevic saat itu hanya diperankan sebagai pelapis dari Dendy Sulistyawan.










