Eks Dirjen PAUD Buka-bukaan soal Nadiem di Sidang Korupsi Chromebook
JAKARTA – Mantan Pelaksana Tugas Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemendikbudristek Hamid Muhammad, hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin, 19 Januari 2026.
Awalnya Nadiem Makarim bertanya kepada Hamid yang juga sebagai Anggota Tim Teknis Analisa Kebutuhan Alat Pembelajaran TIK.
"Apakah Pak Hamid ingat setelah kita baru mau berpisahan, apakah Pak Hamid ingat menyebut kepada saya, Pak Hamid bilang ke saya 'saya belum pernah bekerja untuk menteri, dimana saya melihat begitu banyak perubahan positif untuk Indonesia'. Pak Hamid ingat enggak menyebut itu ke saya," ujar Nadiem, dikutip, Selasa (20/1/2026).
Hamid merespons riwayat percakapan itu. Dia menguraikan kepemimpinan Nadiem saat masa pandemi yang membatasi pengeluaran anggaran. Kala itu, Nadiem disebut Hamid masih dapat mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang signifikan.
"Bahkan ada 26 kebijakan yang itu bisa dilaksanakan dengan baik intinya. Kemudian, pelatihan guru yang biasanya tatap muka, dengan biaya yg cukup besar ya, itu pada akhirnya dengan menggunakan akses internet, itu bisa free, ujar Hamid.
Kemudian, Nadiem menimpali pernyataan untuk validasi seperti ini, "Boleh saya tanya Pak Hamid. Dari 11 menteri yang Pak Hamid pernah mengalami, siapa menteri yg menurut Pak Hamid punya integritas tertinggi, tanya Nadiem.
Namun, Hamid tak menjawab jelas pertanyaan itu. Hanya saja, dia menekankan bahwa Nadiem adalah sosok menteri berintegritas tanpa membandingkan dengan menteri lain.
Nadiem kembali mengutarakan pertanyaannya soal apakah dirinya pernah menyuruh anak buahnya melakukan tindak pidana atau melawan hukum. Hamid menjawab tidak.
Di sela rehat sidang, Nadiem mengaku cukup puas dengan sesi tanya jawab dengan saksi Hamid di persidangan.
"Alhamdulillah saksi hari ini menyebut, dan saya cukup terharu mendengarnya, bahwa saya salah satu menteri terbaik dan terjujur di dalam sejarah Indonesia dan beliau juga menyebut integritas saya sangat tinggi," kata Nadiem.










