Basarnas: Tidak Ada Korban Selamat dari Pesawat ATR yang Jatuh di Maros

Basarnas: Tidak Ada Korban Selamat dari Pesawat ATR yang Jatuh di Maros

Nasional | okezone | Selasa, 20 Januari 2026 - 18:03
share

JAKARTA - Badan SAR Nasional (Basarnas) meyakini tidak ada korban yang selamat dari peristiwa kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, beberapa waktu lalu.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI M Syafi'i tetap berharap ada mukjizat untuk bisa menemukan korban selamat.

"Tidak ada. Saya sampaikan kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup," kata Syafi'i di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Syafi’i mengisahkan pengalaman sebelumnya, pernah ada pesawat yang juga mengalami kecelakaan seperti yang dialami Pesawat ATR 42-500, tapi ternyata ada penumpang yang masih hidup. Dia menyebut si penumpang itu selamat setelah sebelumnya mengalami mati suri.

"Karena pernah itu kejadian ada pesawat crash, kemudian kondisinya sama, terburai pesawatnya, tapi ternyata ada penumpang yang terlempar, kemudian mati suri, beberapa hari ditemukan dalam kondisi hidup," ujarnya.

"Jadi kita akan berupaya untuk melaksanakan pencarian korban, sambil kita mengumpulkan puing-puing untuk nanti diserahkan kepada KNKT," pungkasnya.

 

Sekadar informasi, pesawat melakukan penerbangan dari Yogyakarta Adi Sucipto (JOG) menuju Makassar Sultan Hasanuddin (UPG), pada Sabtu (17/1/2026). Kendala hilang kontak ini dilaporkan ketika pesawat akan mendarat di Makassar.

Pesawat awalnya diarahkan oleh Air Traffic Control Makassar Area Terminal Service Center (MATSC) untuk melakukan pendekatan ke landasan pacu RWY 21 Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar.

 

Namun, saat proses pendekatan, pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.

ATC selanjutnya menyampaikan beberapa instruksi lanjutan guna membawa pesawat kembali ke jalur pendaratan yang sesuai dengan prosedur. Setelah penyampaian arahan terakhir oleh ATC, komunikasi dengan pesawat terputus.

Topik Menarik