Kabar Duka, Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia Usai Laga Charity di Stadion Gajayana
MALANG – Sepakbola Indonesia kembali diselimuti awan hitam. Sosok legendaris yang kini menjabat sebagai asisten pelatih Arema FC, Kuncoro, meninggal dunia pada Minggu (18/1/2026) sore. Kabar meninggalnya Kuncuro dilaporkan langsung oleh Arema FC melalui media sosial instagram, @aremafcofficial.
Kepergian pria yang akrab disapa Abah Kun ini terasa sangat mendadak karena terjadi tepat setelah beliau berpartisipasi dalam agenda sepak bola di Kota Malang.
1. Kronologi Kejadian
Kejadian memilukan ini berlangsung di tengah rangkaian peringatan 100 Tahun Stadion Gajayana. Kuncoro hadir dan turun langsung ke lapangan dalam laga charity game bersama deretan legenda sepak bola Malang lainnya seperti Siswantoro, Hermawan, hingga Doni Suherman.
Almarhum diketahui sempat bermain selama babak pertama dan menunjukkan antusiasmenya dalam acara tersebut. Namun, suasana meriah seketika berubah menjadi kepanikan saat Kuncoro mendadak kolaps di bench pemain sesaat setelah ditarik keluar lapangan.
Pertandingan langsung dihentikan total dan tim medis segera memberikan pertolongan darurat. Meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, nyawa sang asisten pelatih tidak tertolong.
2. Duka Mendalam bagi Arema FC
Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh manajemen Arema FC melalui akun resmi Instagram mereka. Dalam unggahannya, klub berjuluk Singo Edan tersebut menyampaikan rasa kehilangan yang luar biasa atas berpulangnya sosok yang telah memberikan dedikasi penuh bagi klub dan sepak bola nasional.
“???????????????????????????????????????????? ???????? ???????????????? ???????????????????????? ????????????????'????????. Keluarga besar Arema FC turut berduka sedalam-dalamnya atas berpulangnya Abah Kuncoro, asisten pelatih Arema FC,” tulis akun resmi @aremafcofficial, dikutip Minggu (18/1/2026).
“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, keikhlasan, dan kekuatan,” lanjut pernyataan Arema.
“Terima kasih atas dedikasi, ilmu, dan pengabdian yang telah Abah berikan untuk Arema dan sepak bola Indonesia. Doa kami selalu menyertai,” imbuh laporan dari Singo Edan.
Ucapan belasungkawa pun membanjiri jagat media sosial dari berbagai elemen sepak bola. Mulai dari Manajer Bisnis Arema FC, Munif Wakid, hingga mantan anak asuhnya seperti Joko Susilo, Muhammad Rafli, dan Ikhfanul Alam turut menyampaikan rasa duka mereka.










