John Herdman Pusing, Pascal Struijk Tegas Tolak Perkuat Timnas Indonesia
HARAPAN suporter Timnas Indonesia untuk melihat Pascal Struijk mengenakan seragam Merah Putih tampaknya harus pupus. Bek tangguh Leeds United yang digadang-gadang bakal menjadi tembok baru bagi Timnas Indonesia itu secara resmi memberikan pernyataan yang mendinginkan spekulasi proses naturalisasinya.
1. Pascal Struijk Masih Ingin Bela Belanda
Dalam sesi wawancara terbaru dengan ESPN, Pascal Struijk menegaskan dirinya tidak memiliki rencana untuk beralih federasi ke Indonesia dalam waktu dekat. Meski mengakui besarnya antusiasme pendukung sepak bola di Tanah Air, pemain yang memiliki garis keturunan dari sang ibu ini lebih memilih untuk mengejar mimpi menembus skuad De Oranje.
"Menyenangkan melihat betapa bersemangatnya para penggemar dan betapa mereka menginginkan saya di sana. Ini menunjukkan betapa besarnya negara sepak bola itu," ujar Struijk, dikutip dari ESPN, Minggu (18/1/2026).
Namun, Struijk menekankan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menyelesaikan musim dengan kuat bersama Leeds United dan menunggu panggilan dari Timnas Belanda.
Link Live Streaming Timnas Futsal Putri Indonesia vs Vietnam di Final SEA Games 2025, Klik di Sini!
"Bermain untuk negara ibu saya bukanlah sesuatu yang saya fokuskan. Belanda? Mari berharap itu terjadi suatu hari nanti," tambahnya.
2. Target Tinggi John Herdman
Penolakan Struijk tentu menjadi kabar kurang sedap bagi pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman. Pria asal Inggris tersebut telah mematok standar tinggi bagi pemain yang ingin memperkuat Skuad Garuda di bawah kepemimpinannya.
Herdman menegaskan untuk bersaing di panggung dunia, Timnas Indonesia membutuhkan pemain yang berkompetisi di lima liga top dunia guna merasakan intensitas dan kecerdasan taktik internasional. Tak ayal Struijk dinilai netizen menjadi salah satu pemain yang masuk kriteria Herdman tersebut.
Namun, kini nama Struijk jelas harus dicoret dari daftar pemain yang bakal didekati Herdman untuk memperkuat Timnas Indonesia.
"Anda butuh pemain yang sudah merasakan intensitas dan kecerdasan taktik sepak bola dunia. Saya akan terus merekrut pemain yang kariernya menceritakan kisah terbaik," tegas Herdman.
Timnas Indonesia memiliki agenda padat di tahun 2026, mulai dari FIFA Series di bulan Maret hingga Piala AFF di bulan Juli. Dengan padatnya jadwal itu, Herdman dipaksa bekerja ekstra keras untuk mencari alternatif pemain berkualitas demi mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia 2030.









