Polri Bangun Jembatan Presisi, Permudah Akses Anak Sekolah hingga Petani
JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Cucukan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pembangunan jembatan tersebut dinilai sangat membantu akses masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah dan para petani.
Warga Desa Cucukan dan Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, menyambut positif kehadiran jembatan baru tersebut. Infrastruktur ini menjadi akses vital yang mempermudah aktivitas sehari-hari masyarakat.
Jembatan Merah Putih Presisi itu menggantikan jembatan lama yang rusak akibat banjir. Selama ini, kondisi tersebut memaksa warga menempuh jalur memutar yang berisiko terhadap keselamatan.
Kepala Desa Cucukan, Heru Pramana, mengapresiasi Kapolri dan jajaran Polri atas pembangunan jembatan yang dinilai tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat.
"Atas nama masyarakat Desa Cucukan dan Desa Kotesan, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri. Pembangunan jembatan ini sangat tepat karena menjadi akses utama anak-anak kami untuk bersekolah," ujar Heru kepada awak media, Rabu (14/1/2026).
Ia menambahkan, manfaat jembatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh para pelajar, tetapi juga oleh petani dan seluruh warga desa.
“Jembatan ini juga menjadi akses bagi para petani untuk menggarap sawah di seberang. Masyarakat kami sangat bangga,” katanya.
Dengan berfungsinya jembatan tersebut, mobilitas warga menjadi lebih lancar, waktu tempuh semakin singkat, serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan lebih aman dan efisien. Warga pun berharap pembangunan infrastruktur serupa dapat terus berlanjut di wilayah lain yang masih membutuhkan akses penghubung.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa proses pembangunan jembatan dilakukan dengan melibatkan langsung masyarakat setempat. Hal ini sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan warga.
“Dalam pengerjaannya melibatkan masyarakat sekitar, sehingga terjalin interaksi yang baik. Harapannya, hubungan Polri dan masyarakat semakin erat sesuai dengan tagline Polri untuk Masyarakat,” ujar Sigit.
Hingga saat ini, Polri telah melakukan perbaikan dan pembangunan 178 unit jembatan di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 58 unit telah selesai dibangun, 32 unit masih dalam proses pembangunan, 6 unit jembatan Bailey dalam tahap pengiriman, dan 82 unit lainnya dalam tahap perencanaan.
“Dari 178 jembatan tersebut, pembangunan terbanyak berada di wilayah Polda Jawa Tengah,” pungkas Sigit.










