5 Pevoli Supercantik Popsivo Polwan di Proliga 2026, Nomor 1 Idola Baru GOR Pontianak
PONTIANAK – Gelaran Proliga 2026 Putaran 1 Seri I di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, tidak hanya menyuguhkan persaingan sengit di atas lapangan, tetapi juga pesona para atletnya. Tim Jakarta Popsivo Polwan menjadi salah satu tim yang paling mencuri perhatian berkat performa impresif dan kehadiran deretan pemain bertalenta yang memiliki paras menawan.
Berikut 5 Pevoli Supercantik Popsivo Polwan di Proliga 2026:
1. Sania Clarissa Putri (Libero)
Menjadi nyawa di lini pertahanan, Sania adalah sosok yang paling menonjol dengan nomor punggung 14. Pemain kelahiran Cimahi, 14 November 2004 ini, dikenal sebagai libero yang lincah dan pantang menyerah.
Meski memiliki paras yang gemoy dan cantik, Sania tidak segan jatuh bangun hingga jungkir balik demi mengembalikan serangan lawan. Ketangguhannya terbukti saat membawa Popsivo melumat Medan Falcons 3-0 dan membungkam Bandung BJB Tandamata 3-1. Kehadiran Sania membuat barisan penyerang Popsivo merasa tenang karena bola-bola sulit hampir selalu bisa ia selamatkan.
2. Naysilla Wiedy Kirana (Setter)
Pesona Naysilla Wiedy Kirana sudah lama menjadi buah bibir para volimania. Namanya mulai melejit saat tampil di Kapolri Cup 2023 dan Kualifikasi PON 2024.
Di musim Proliga 2026 ini, Naysilla dipercaya untuk memperkuat kedalaman skuad Popsivo Polwan. Tidak hanya mahir dalam mengatur serangan sebagai pengumpan, aura bintang Naysilla di lapangan selalu berhasil menarik perhatian mata penonton yang hadir langsung di tribun.
3. Gendhis Azzahra (Outside Hitter)
Meski baru berusia 18 tahun, Gendhis adalah definisi talenta muda yang matang. Memulai karier profesional sejak usia 15 tahun, ia sempat menimba ilmu di Jakarta Pertamina Enduro sebelum akhirnya berlabuh ke Popsivo Polwan musim ini.
Gendhis memiliki pengalaman internasional bersama Timnas Indonesia, bersaing dengan senior seperti Megawati Hangestri. Gendhis diprediksi akan menjadi tumpuan baru Popsivo berkat power dan ketajamannya sebagai outside hitter.
4. Venisa Dwi Oktaviani (Outside Hitter)
Biasa disapa Veve, pemain ini merupakan salah satu talenta termuda yang mencuri perhatian sejak debutnya di Proliga 2024 bersama Jakarta Livin Mandiri. Lahir di Bogor pada 3 Oktober 2009, Veve kini membawa semangat mudanya ke tim Popsivo Polwan.
Dengan tinggi badan 173 cm dan posisi sebagai outside hitter, banyak pihak memprediksi ia akan menjadi The Next Megawati. Pengalamannya belajar dari pemain kelas dunia seperti Yanhan Liu menjadi modal berharga bagi Veve untuk bersinar musim ini.
5. Alya Regifa Fahira (Opposite)
Hasil SEA Games 2025: Pencak Silat Tambah Medali Emas Indonesia, Seni Regu Putra Raih Emas Ke-36!
Melengkapi daftar ini adalah Alya Regifa Fahira, atlet kelahiran 21 Juli 2006 yang memiliki postur tubuh sangat ideal bagi seorang pevoli, yakni 180 cm. Di usianya yang masih sangat muda, Alya dianggap sebagai investasi masa depan voli Indonesia.
Kombinasi antara tinggi badan yang menjulang, wajah yang manis, serta kemampuan melepaskan spike tajam menjadikannya paket lengkap di skuat Jakarta Popsivo Polwan tahun ini.










