Viral Pamer Kemaluan di Taman Literasi Blok M, WNA Ngaku Gerah

Viral Pamer Kemaluan di Taman Literasi Blok M, WNA Ngaku Gerah

Terkini | okezone | Senin, 12 Januari 2026 - 00:08
share

JAKARTA - Viral di media sosial (medsos) seorang warga negara asing (WNA) diduga melakukan aksi eksibisionisme di Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan.

1. Pamer Kemaluan

Dalam video yang beredar, tampak seorang petugas keamanan menghampiri WNA tersebut. WNA itu terdengar berbicara menggunakan bahasa asing saat ditegur petugas keamanan. 

Dalam video itu, perekam menuturkan aksi serupa bukan kali pertama terjadi.

“Ini udah dua kali. Soalnya orang kayak gitu bahaya Pak, dia manggil-manggil tadi, ssttt sssttt gitu, terus ngeluarin burungnya,” ujar perekam video, dikutip pada Senin (12/1/2026).

Dalam rekaman itu, WNA tersebut tampak berusaha menjelaskan dengan memperagakan posisi celananya. Ia juga sempat melontarkan kalimat singkat.

“She’s crazy, stupid,” ujar WNA tersebut.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Baru, Kompol Suparmin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut peristiwa itu terjadi di kawasan Taman Literasi, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2026).

2. Penjelasan Polisi

Dari keterangan saksi, kata dia, WNA tersebut beralasan melakukan perbuatannya karena merasa gerah akibat cuaca panas di Indonesia.

“Keterangan dari saksi, saksi menanyakan ke pelakunya alasan mengapa melakukan perbuatan tersebut. Alasannya cuacanya di Indonesia sangat panas dan membuat gatel dari leher sampai bawah gitu,” kata Suparmin kepada wartawan, dikutip Senin (12/1/2026).

Suparmin mengungkapkan, saat itu pihak keamanan hanya mengusir WNA tersebut hingga akhirnya meninggalkan lokasi. Polisi mengimbau kejadian serupa segera dilaporkan jika terulang.

“Jadi sama security cuma diusir, enggak diminta nomor teleponnya, lain kali sudah kita imbau kalau ada begitu telepon dulu ke kita ke Polsek biar kita dateng dari pihak kepolisian,” ujarnya.

Ia juga meminta korban atau saksi tidak ragu melapor agar polisi bisa menelusuri apakah pelaku yang sama telah berulang kali melakukan perbuatannya.

“Iya (korban) kita imbau (melapor) kalau emang ini lapor kan biar nanti ada kejadian yang sama atau apa tersangkanya sama berarti udah berapa kali kan,” ucapnya.

Dia menambahkan, saat ini petugas masih menyisir rekaman CCTV di sekitar area untuk mengidentifikasi pelaku.

“Nah kita sambil cek cctv kan nggak ada nih, kita imbau aja sambil kita cari (pelaku) sambil mengimbau pihak keamanan dalam nih kalau bisa pasang CCTV. Sama kalau ada kejadian serupa segera telfon kita diamanin dulu pelakunya,” tuturnya.


 

Topik Menarik