Kapal Wisata Labuan Bajo Boleh Kembali Berlayar, Tapi Dilarang saat Malam Hari
JAKARTA - Aktivitas kapal wisata di perairan Taman Nasional (TN) Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, kembali dibuka, setelah sempat dihentikan sementara akibat kondisi cuaca ekstrem.
Namun, aturan otoritas pelabuhan yang mulai berlaku pada Sabtu (10/1/2026) itu melarang melakukan pelayaran pada malam hari. Hal itu dilakukan sebagai langkah keselamatan bagi wisatawan dan awak kapal.
Kepastian dibukanya kembali pelayaran wisata ini disampaikan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo. Keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut yang dinilai sudah lebih aman.
Meski pelayaran kembali dibuka, larangan berlayar pada malam hari tetap diberlakukan. Aturan ini bertujuan mengurangi risiko kecelakaan laut, terutama di sejumlah jalur pelayaran yang dikenal rawan saat malam hari, salah satunya Selat Padar.
Dikutip dari Instagram djpl_ksoplabuanbajo, Minggu (11/1/2026), Kapal wisata diwajibkan berlabuh dan tidak melakukan pergerakan setelah matahari terbenam. Kebijakan ini merupakan langkah penguatan standar keselamatan pelayaran wisata di kawasan TN Komodo.
Kapal masih diperbolehkan membawa wisatawan untuk menginap di atas kapal. Namun, aktivitas perpindahan antarlokasi harus dilakukan pada siang hari. Dengan demikian, paket wisata yang berlangsung selama beberapa hari tetap dapat dijalankan, asalkan mengikuti ketentuan yang berlaku.
Larangan pelayaran malam hari berlaku bagi seluruh kapal wisata yang beroperasi di kawasan TN Komodo. Kebijakan ini bukan dimaksudkan untuk menghentikan kegiatan pariwisata, melainkan memastikan keselamatan tetap menjadi prioritas utama, terutama di tengah kondisi cuaca yang masih fluktuatif.
Wisatawan juga perlu melakukan pengaturan jadwal perjalanan. Aktivitas jelajah destinasi populer seperti Pulau Komodo, Pulau Rinca, Pink Beach, dan Pulau Padar tetap dapat dilakukan, namun seluruh agenda pelayaran harus dirancang agar selesai sebelum malam hari.
Aturan Baru untuk Wisatawan yang Berkunjung ke AS, Trump Minta Jejak Digital 5 Tahun Terakhir
Kapal wisata kemudian akan bermalam di titik-titik yang dinilai aman. Dibukanya kembali pelayaran wisata ini mendapat respons positif dari pelaku pariwisata setempat, mengingat Labuan Bajo merupakan salah satu destinasi unggulan wisata bahari Indonesia. Penutupan sementara sebelumnya sempat berdampak pada aktivitas wisata dan ekonomi lokal, terutama bagi operator kapal wisata dan pemandu wisata.
Dengan berlakunya kebijakan ini, pemerintah berharap sektor pariwisata Labuan Bajo dapat kembali bergerak tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Wisatawan pun diimbau untuk selalu mengikuti arahan operator kapal serta memperhatikan kondisi cuaca selama berwisata di perairan TN Komodo.



