Ini Tantangan di Balik Tumbuhnya Bisnis Kemitraan dan Lisensi
JAKARTA - Di tengah pesatnya pertumbuhan model bisnis kemitraan dan lisensi di Indonesia, kebutuhan akan tata kelola yang sehat, berkeadilan dan berorientasi jangka panjang menjadi semakin mendesak.
"Selama satu dekade terakhir, model kemitraan dan lisensi telah menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Kemitraan dan Lisensi Indonesia (Apkelindo) Muhtar Ismanto dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Ribuan merek lahir, berkembang, dan berekspansi melalui skema kemitraan, membuka peluang usaha baru sekaligus memperluas lapangan kerja.
Namun di balik pertumbuhan tersebut, masih terdapat berbagai tantangan mendasar, mulai dari ketimpangan informasi, lemahnya pendampingan bagi mitra, hingga perbedaan pemahaman dalam implementasi sistem kemitraan yang adil dan berkelanjutan.
"Kami melihat industri ini tumbuh cepat, tetapi belum sepenuhnya ditopang oleh sistem yang kuat. Melalui asosiasi ini, kami ingin membangun fondasi yang sehat bagi seluruh pelaku usaha kemitraan,” ujarnya.
Apkelindo telah menghimpun 17 perusahaan besar di Indonesia sebagai anggota pendiri. Perusahaan-perusahaan ini berasal dari berbagai sektor usaha yang menjalankan model kemitraan dan lisensi, mulai dari kuliner, ritel, jasa, hingga sektor pendukung lainnya.
Pihaknya ingin berkontribusi aktif dalam penyempurnaan sistem kemitraan dan lisensi di Indonesia. Hal ini mencakup penyusunan rekomendasi praktik terbaik, peningkatan literasi kemitraan, serta dialog konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan.
"Kepercayaan merupakan pondasi utama dalam bisnis kemitraan," katanya.




