Ammar Zoni Klaim Tolak Tawaran Jadi Penampung Sabu di Rutan Salemba dengan Upah Rp10 Juta

Ammar Zoni Klaim Tolak Tawaran Jadi Penampung Sabu di Rutan Salemba dengan Upah Rp10 Juta

Seleb | okezone | Kamis, 8 Januari 2026 - 15:07
share

JAKARTA - Ammar Zoni mengaku menolak menjadi penampung narkotika jenis sabu seberat 100 gram di rumah tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.

Pengakuan itu disampaikan Ammar dalam sidang lanjutan kasus tersebut di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (8/1/2026).

Ammar dengan tegas menyatakan tak ingin menerima tawaran dari teman satu selnya bernama Jaya, karena kapok berususan dengan hukum.

"Jadi si Jaya (salah satu terpidana kasus narkotika) menawarkan, 'mau tambahan enggak untuk tahun baru? Ada uang Rp10 juta, cuma melihatin saja, melihatin narkoba'. Saya ketawa, Yang Mulia. Harga saya enggak segitu, kan gitu kan?" kata Ammar Zoni di persidangan.

"Buat apa saya harus melihatin narkoba juga segala macam? Malah karena narkoba itu kan saya sudah berkali-kali kena masuk, kan gitu. Jadi saya tolak," tambahnya.

Ammar pun heran dirinya masih terseret dalam dugaan peredaran narkoba di rutan tersebut. Terlebih, ia mengaku tidak mengenal kelima terdakwa yang terlibat dalam kasus ini.

Dalam BAP-nya, kekasih Dokter Kamelia itu juga sudah menjelaskan penolakan ini. Namun, ia mengaku mendapat intimidasi hingga pemerasan dari oknum penyidik untuk mengakui perbuatan tersebut.

"Namun pada kenyatannya dari para penyidiknya ini tetap menekan saya untuk bicara 'Ya sudahlah, yang jelas lo mau kayak gimana aja ini kasus enggak akan bisa naik Yang penting lo siapkan dana 300 juta per kepala'," kata Ammar Zoni.

"Dan dia suruh saya nanggung semuanya, ada 10 orang, (dengan total) Rp3 miliar berarti saya harus siapkan dana. Saya bilang loh ini pemerasan namanya saya bilang," bebernya.
 

Topik Menarik