Mentan Copot 192 Pejabat dan Cabut 2.300 Izin Gegara Permainkan Harga Pupuk
JAKARTA – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan tidak mentoleransi praktik permainan harga pupuk. Bahkan, sejumlah pegawai di lingkungan Kementerian Pertanian telah diberhentikan karena terbukti terlibat dalam kasus tersebut.
Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Mentan juga menegaskan telah mencabut ribuan izin usaha akibat praktik permainan harga pupuk yang membuat harga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Pupuk kadang kami disampaikan Mentan kejam, karena itu izin dicabut 2.300 di seluruh Indonesia. Kita cabut izinnya begitu harga naik dari HET. Ada yang main-main, kita cabut izinnya hari itu juga,” ujarnya dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, Karawang, Rabu (7/1/2026).
Mentan menyampaikan, melalui koordinasi dengan Kejaksaan Agung dan Kepolisian, telah ditetapkan sejumlah tersangka terkait praktik permainan harga pupuk. Selain itu, terungkap pula adanya keterlibatan oknum pegawai dan pejabat di lingkungan Kementerian Pertanian.
“Tersangka ada 76 orang. Dari internal Kementan, sebanyak 192 pejabat telah dicopot dan diberhentikan dalam satu tahun. Kalau kami tidak melakukan perombakan selama lima tahun, barangkali bisa mencapai 1.000 orang,” ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghadiri kegiatan panen raya sekaligus deklarasi swasembada pangan di Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2025).
Tampak, Presiden Prabowo setibanya di lokasi acara dan langsung berkeliling meninjau sejumlah stan pangan yang disediakan. Saat mengunjungi salah satu stan, Presiden Prabowo tampak mencoba buah yang disajikan, menyerupai melon, dan memakannya secara langsung. Setelah itu, dirinya juga terlihat mencoba produk susu kemasan yang dituangkan oleh penjaga stan.
Terlihat Presiden Prabowo juga menyambangi stan Perum Bulog. Di lokasi tersebut, dirinya sempat mendengarkan penjelasan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani terkait produk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta pengelolaan pasokan pangan nasional.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Wakil Menteri Pertanian Sudaryono.
Usai meninjau stan, Presiden Prabowo bersama rombongan menuju area persawahan untuk melihat langsung aktivitas petani. Presiden Prabowo menyaksikan proses penanaman hingga panen padi yang telah didukung teknologi pertanian modern.









