Diskon Tarif Listrik di 2026 Ada Lagi? Ini Jawaban Bahlil

Diskon Tarif Listrik di 2026 Ada Lagi? Ini Jawaban Bahlil

Ekonomi | okezone | Rabu, 7 Januari 2026 - 10:08
share

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara soal kebijakan tarif listrik di 2026, termasuk stimulus berupa diskon tarif listrik 50 persen yang pernah diterapkan pada 2025.

Menurut Bahlil, belum ada pembahasan di internal pemerintah mengenai diskon tarif listrik 50 persen pada tahun ini.

“Belum ada pembahasan,” kata Bahlil usai mengikuti retreat di kediaman Presiden Prabowo Subianto, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Namun, Bahlil memastikan tarif listrik tidak mengalami kenaikan sepanjang tahun ini. Kementerian ESDM telah menetapkan tarif tenaga listrik Triwulan I 2026 (Januari–Maret) bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi tidak naik alias tetap.

“Harga listrik tidak kita naikkan, masih seperti yang lama,” tegas Bahlil.

Bahlil juga menegaskan, skema subsidi listrik yang berjalan saat ini tidak mengalami perubahan. Menurutnya, pemerintah masih menerapkan pola subsidi yang sama seperti sebelumnya.

“Kalau sampai sekarang belum ada pembahasan dan tidak ada perubahan pola. Sampai sekarang masih seperti yang lama,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa dalam Retret Awal Tahun Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan akses listrik nasional.

“Menteri ESDM juga melaporkan perhatian khusus Bapak Presiden terkait masih adanya 5.700 desa yang hingga saat ini belum teraliri listrik. Pada tahun 2025, sekitar 1.400 desa telah berhasil dialiri listrik,” ujar Prasetyo.

Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo meminta percepatan penyambungan listrik agar seluruh desa yang belum teraliri listrik dapat segera menikmati akses energi.

“Oleh karena itu, Bapak Presiden meminta percepatan agar seluruh 5.700 desa tersebut dapat teraliri listrik sesegera mungkin,” katanya.
 

Topik Menarik