Malaysia Perketat Aturan Buang Sampah, Warganya Kini Punya Kebiasaan Baru

Malaysia Perketat Aturan Buang Sampah, Warganya Kini Punya Kebiasaan Baru

Travel | okezone | Senin, 5 Januari 2026 - 12:01
share

JAKARTA - Warga Negara Malaysia kini semakin diperketat dalam kebiasaan membuang sampah. Hal ini dilakukan demi menjaga kebersihan lingkungan.

Mereka tidak hanya mematuhi aturan, tapi juga menerapkan kebiasaan baru dengan membawa kantong sampah kecil hingga menyimpan sampah di saku.

Hal sederhana ini dilakukan agar tidak terbiasa membuang sampah sembarangan di tempat umum. Kebiasaan ini mulai diterapkan seiring diberlakukannya aturan nasional sejak 1 Januari 2026 di bawah Solid Waste and Public Cleansing Management Act 2007.

Undang-undang tersebut mengatur bahwa orang yang membuang sampah secara tidak bertanggung jawab bisa didenda hingga RM2.000 atau setara Rp6,6 juta dan dikenakan khidmat masyarakat sampai enam bulan. Mereka juga ditugaskan membersihkan area publik dengan total kerja tidak lebih dari 12 jam.

 

Namun, ternyata banyak warga Malaysia yang sudah mulai menerapkan kebiasaan ini jauh sebelum aturan baru diberlakukan. Seorang warga bernama Aisha Mohd Yusof (39) menceritakan bahwa sejak kecil ia terbiasa membawa kantong plastik kecil untuk menyimpan sampah kering yang ia kumpulkan, lalu membuangnya di tempat sampah yang tersedia.

Kini Aisha bahkan membawa kantong kecil yang bisa dilipat dan dipasang di gantungan kunci, sehingga lebih praktis dibawa ke mana pun. Ia juga mengajarkan kebiasaan ini kepada kedua putrinya agar sejak dini terbiasa menjaga kebersihan lingkungan.

Hal yang sama juga dilakukan Tan (63) ketika berkendara di dalam mobil. Ia memasang tempat sampah kecil di dalam kendaraan yang ia gunakan setiap hari.

“Biasanya saya akan mencari tempat sampah di tempat umum, namun saat saya tak menemukan, saya simpan dulu sampah di saku atau kotak kecil yang saya bawa daripada membuangnya keluar jendela,” ujarnya, dikutip dari The Straits Times.

Perubahan kebiasaan mulai dari membawa kantong kecil hingga menyimpan sampah di saku menunjukkan bahwa edukasi lingkungan dan disiplin kebersihan bisa tumbuh dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.

Topik Menarik