Kutuk Keras Serangan Israel di Doha, Qatar Pastikan Keamanan Warga

Kutuk Keras Serangan Israel di Doha, Qatar Pastikan Keamanan Warga

Terkini | okezone | Selasa, 9 September 2025 - 21:49
share

DOHA - Kementerian Dalam Negeri Qatar menyatakan, bahwa suara ledakan yang terdengar sebelumnya di ibu kota Doha merupakan akibat serangan terhadap markas Hamas. 

Pihak kementerian menegaskan, bahwa tim khusus sedang bekerja di lokasi kejadian dan situasinya kini aman. Masyarakat dihimbau untuk selalu merujuk pada informasi dari sumber resmi.

Qatar mengecam keras serangan yang menargetkan bangunan tempat tinggal beberapa anggota Biro Politik Hamas. Serangan ini disebut sebagai tindakan “pengecut” dan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum dan norma internasional. 

Kementerian menegaskan, bahwa insiden tersebut menimbulkan ancaman serius bagi keamanan warga Qatar.

“Pasukan keamanan, pertahanan sipil, dan otoritas terkait segera menangani insiden ini dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi penduduk serta wilayah sekitarnya,” tulis kementerian dalam pernyataan resmi di media sosial, seperti dilansir dari Aljazeera, Selasa (9/9/2025).

 

Meskipun mengutuk serangan ini, Qatar menegaskan, tidak akan menoleransi perilaku sembrono Israel maupun gangguan terhadap keamanan dan kedaulatan negara. Investigasi atas insiden ini sedang berlangsung di tingkat tertinggi, dan rincian lebih lanjut akan diumumkan segera setelah tersedia.

Insiden ini menambah ketegangan di kawasan Timur Tengah dan menjadi sorotan dalam upaya diplomasi gencatan senjata di Gaza yang tengah berlangsung.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, melalui kantor resminya menyatakan, Israel bertanggung jawab penuh atas serangan itu. Dalam unggahan di media sosial, kantor Netanyahu menegaskan:

"Tindakan hari ini terhadap para pemimpin teroris Hamas adalah operasi Israel yang sepenuhnya independen. Israel yang memulainya, Israel yang melaksanakannya, dan Israel bertanggung jawab penuh."

Meski demikian, baik militer Israel maupun Netanyahu tidak secara eksplisit menyebut lokasi serangan berada di Doha, Qatar, dalam pernyataan resmi mereka.
 

Topik Menarik