Anggaran Penelitian Unisba Capai Rp 7 Miliar

republika | Nasional | Published at 17/03/2021 04:42
Anggaran Penelitian Unisba Capai Rp 7 Miliar

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Walaupun pandemi Covid-19 masih melanda, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Bandung (Unisba) tetap menggelar kegiatan Research and Community Service Expo yang kedua (2nd RESVEX 2021) “Inovasi dan Kolaborasi Menuju Unisba Unggul” secara virtual melalui zoom meeting, Selasa (16/03). Pada penyelenggaraan kali ini, terdapat dua kegiatan inti yaitu LPPM Awards dan talkshow. 

Menurut Ketua LPPM Unisba, Prof. Dr. Atie Rachmiatie, M.Si., terkait penelitian ini anggarannya di Unisba pada tahun akademik 2020/2021 ada sekitar 234 judul penelitian dengan anggaran sekitar Rp 7 miliar. Sedangkan kegiatan PKM sebanyak 97 kegiatan dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar.

Selain itu, kata dia, LPPM Unisba juga responsif dengan kebutuhan penelitian terkait Covid-19 di masa pandemi ini dengan membuka penerimaan proposal dengan tema Covid-19.

Menurutnya, kegiatan 2nd RESVEX       2021 terselenggara sebagai apresiasi dan promosi sekaligus pemberian rewards kepada dosen yang melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat agar dapat lebih bersemangat dan terpelihara motivasinya. 

Atie mengatakan, kegiatan ini seharusnya dilaksanakan pada 2020. Namun, karena masih situasi pandemi, maka acara sempat tertunda dan dilaksanakan secara virtual.

Atie menuturkan, tujuan terselenggaranya kegiatan ini antara lain sebagai sarana penyebarluasan informasi/diseminasi hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PPKM) yang dilaksanakan oleh sivitas akademika Unisba, memberikan apresiasi/penghargaan dalam bentuk insentif kualitatif/intangible (awards), sebagai sarana promosi Unisba ke masyarakat luas, dan mendorong serta meningkatkan jumlah penelitian dan PKM yang dihasilkan dosen Unisba.

Artikel Asli