Loading...
Loading…
27 BUMN Teken Kerja Sama Manajemen Antisuap dengan KPK

27 BUMN Teken Kerja Sama Manajemen Antisuap dengan KPK

Nasional | jawapos | Selasa, 02 Maret 2021 - 11:32

JawaPos.com Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menandatangani perjanjian kerja sama dengan 27 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait penanganan pengaduan dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi melalui Whistleblowing System (WBS) terintegrasi. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi dan monitor diterima oleh masing-masing instansi dengan KPK.

Ketua KPK Firli Bahuri menuturkan, kerja sama ini dilakukan untuk memperbaiki sistem di BUMN. Hal ini diprioritaskan agar tidak lagi terjadi praktik korupsi pada perusahaan pelat merah.

Kita ingin perbaikan sistem, yang lemah diperkuat, yang lemah diganti, gagal diperbaiki. Supaya nggak ada kesempatan pihak di BUMN melakukan korupsi, kata Firli di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (2/3).

Menurut Firli, upaya perbaikan sistem pada BUMN ini dilakukan dengan tata kelola perusahaan yang baik atau good governance. Menurutnya, aspek pendidikan antikorupsi kepada masyaralat merupakan hal penting, ini dilakukan agar seluruh elemen masyarakat, penyelenggara, dan aparatur negara tidak lagi melakukan korupsi.

Firli menyebut, kerja sama dengan BUMN ini juga salah satunya untuk membangun manajemen antisuap. Karena 70 persen perkara korupsi yang menyeret BUMN terjadi, karena adanya unsur penyuapan.

Implementasinya bangun manajemen antisuap. Kenapa ini penting, karena lebih dari 70 persen kasus korupsi adalah suap, beber Firli.

Sementara itu, Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan, kerja sama yang dilakukan dengan KPK dilakukan untuk transformasi di tubuh BUMN. Diantaranya good corporate governance , transparansi, dan profesionalisme.

Karena ada kunci transpransi, makanya ketika sejak awal KPK melakukan sosialisasi ke kami langsung pada waktu itu, pimpinan KPK datang ke Kementerian BUMN. Kami beri paparan, nah di situ terjadilah beberapa kesepakatan, salah satunya menegakan ISO 37001 yaitu manajemen antisuap, tegas Erick.

Adapun 27 BUMN yang berkesempatan melakukan perjanjian kerja sama ini dibagi dalam lima prosesi penandatanganan, antara lain:

Bagian 11. Bank Mandiri2. Bank Rakyat Indonesia3. Bank Negara Indonesia4. Bank Tabungan Negara5. PT Taspen

Bagian 21. Pertamina2. PLN3. Jasa Marga4. PT Telkom Indonesia5. PT INTI

Bagian 31. PT Adhi Karya2. PT Waskita Karya3. PT Wijaya Karya4. PT Hutama Karya5. PT Pembangunan Perumahan

Bagian 41. Garuda Indonesia2. PT Pelabuhan Indonesia I3. PT Pelabuhan Indonesia II4. PT Angkasa Pura I5. PT Bahana Pembina Usaha Indonesia6. PT Perusahaan Pengelola Aset

Bagian 51. PT Indonesia Asahan Aluminium2. PT Kereta Api Indonesia3. PT Krakatau Steel4. PT Pupuk Indonesia5. PT Semen Indonesia6. Perhutani

Penandatanganan ini, dihadiri oleh Ketua KPK Firli Bahuri, Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo dan juga jajaran Direksi 27 BUMN.

Saksikan video menarik berikut ini:

Original Source

Topik Menarik