Loading...
Loading…
Curah Hujan Ekstrem Salah Satu Penyebab Banjir Semarang

Curah Hujan Ekstrem Salah Satu Penyebab Banjir Semarang

Nasional | ayosemarang | Minggu, 07 Februari 2021 - 22:55

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM - Kepala Stasiun Klimatologi Semarang, Sukasno mengatakan hujan lebat disertai petir berlangsung terus menerus selama tiga setengah jam sejak Sabtu (6/2/2021) pukul 02.00 WIB hingga 05.30 WIB. Volume air hujan yang ekstrem tersebut menjadi salah satu penyebab banjir di Kota Semarang.

BMKG Ahmad Yani Semarang telah mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrim pada tanggal 6 Februari dari Pukul 01.30 WIB dan telah di update pukul 05.20 WIB. Kota Semarang termasuk salah satu wilayah yang masuk dalam Peringatan Dini tersebut, kata Sukasno dalam keterangannya, Minggu.

Berdasarkan data AWS Stasiun Klimatologi Semarang, hujan terukur sejak jam 00.10 WIB lalu mulai meningkat menjadi lebat-sangat lebat sejak pukul 02.10 WIB berlangsung sampai pukul 05.30 WIB.

Curah hujan tertinggi terukur di Pos Hujan Beringin Kecamatan Ngaliyan dengan curah hujan 183 mm, sementara curah hujan terendah di Pos Hujan Meteseh Kecamatan Tembalang yang tercatat 69 mm, jelasnya.

Sukasno menjelaskan, analisis sementara menunjukkan pengaruh aktifnya Angin Monsun Dingin Asia dan adanya daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Kondisi tersebut didukung dengan masa udara yang labil serta kelembaban udara yang cukup tinggi dari lapisan bawah hingga lapisan atas. Sehingga mendukung proses pembentukan awan hujan di Jawa Tengah, khususnya sebagian besar wilayah pantura tengah-barat termasuk Kota Semarang.

Berdasarkan analisis tersebut BMKG memperpanjang Peringatan Dini Hujan lebat hingga sepekan ke depan untuk wilayah Jawa Tengah.

Original Source

Topik Menarik