Loading...
Loading…
Asimilasi, 25 Narapidana Lapas Semarang Sujud Syukur

Asimilasi, 25 Narapidana Lapas Semarang Sujud Syukur

Nasional | ayosemarang | Jumat, 05 Februari 2021 - 11:05

NGALIYAN, AYOSEMARANG.COM -- Sebanyak 25 narapidana Lapas Kelas I Semarang mendapat program asimilasi di rumah.

Di tahun 2020 Lapas Semarang, Lapas telah memberikan kepada 577 narapidana untuk program asimilasi di rumah.

Kalapas Semarang, Dadi Mulyadi mengatakan, pembebasan ini dilaksanakan menindaklanjuti Peraturan Menkumham Nomor 32 Tahun 2020 Tentang Syarat Pemberian Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, Cuti Menjelang Bebas, dan CutiBersyarat Bagi Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

"Asimilasi tersebut menjadi langkah yang tepat agar tidak ada penularan Covid-19 di dalam Lapas mengingat lapas sangat rentan terjadinya penularan Covid-19," ujarnya dalam keterangan tertulisnya.

Selama menjalani asimilasi di rumah, para napi harus menjaga kesehatan mereka, dan tidak diperbolehkan keluyuran.

"Masih akan ada penambahan jumlah napi yang bebas asimilasi di rumah, kita menunggu hasil putusan incracht dari pengadilan dan syarat-syarat administratif yang harus dipenuhi," imbuhya.

Dadi menerangkan, asimilasi ini diberikan kepada narapidana yang telah menjalani setengah dari masa pidana yang dua pertiga masa pidana nya sampai dengan 30 Juni 2021.

"Asimilasi tidak diberikan pada tindak pidana khusus seperti narkoba diatas 5 tahun, korupsi, teroris, pembunuhan, pencurian dengan kekerasan, kesusilaan, kesusilaan terhadap anak, kejahatan terhadap keamanannegara, kejahatan hak asasi manusia serta kejahatan transnasional terorganisasi lainnya," katanya.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{
{
{