Kisah Idham Azis yang Ngefans Berat Iwan Fals dan Ebit G Ade

sindonews | Nasional | Published at 31/01/2021 07:36
Kisah Idham Azis yang Ngefans Berat Iwan Fals dan Ebit G Ade

JAKARTA - Dibalik sosok Idham Azis yang pendiam dan tegas ternyata punya hobi yang menarik. Selain bulu tangkis, pria kelahiran Kendari, Sulawesi Tenggara, 30 Januari 1963 itu juga hobi bernyanyi.

Ada dua penyanyi lengendaris Indonesia yang dikagumi mantan Kapolri itu yakni Iwan Fals dan Ebit G Ade . Dalam bukunya berjudul "Idham Azis Sang Elang Pemimpin", Idham bercerita ketika SMA, tidak ada satu pun anak-anak muda Kendari yang tidak senang dengan lagu Iwan Fals dan Ebit. Ditambah lagi Frangky dan Jane juga Leo Kristi.

"Ketika saya punya cita-cita jadi polisi atau apa pun, saya sudah senang lagu-lagu Iwan Fals dan Ebit. Tidak ada satu pun lagu-lagu mereka yang saya tidak hafal. Jadi kalau diajak nyanyi, di otak saya hanya ada lagunya Iwan Fals dan Ebit," kata Idham.

Sebetulnya, sebelum Idham menempati jabatan Kapolda Metro Jaya, dia masih ngeles saat diminta bernyanyi di depan publik. Dia juga tak pernah mendatangi rumah menyanyi alias karaoke untuk berdendang bersama rekan-rekannya. Dia lebih suka bernyanyi di rumah dengan gitarnya.

Kekaguman Idham pada Iwan Fals juga ditunjukan dengan kefasihan mengutip lirik lagu yang maestro pada beberapa kesempatan. Idham misalnya, mengigatkan para komandan tidak memotong hak anggota dengan mengutip sepotong lirik lagu "Serdadu". "Kabar buruk itu jika jatah prajurit masih dikentit oleh para komandannya," tandas Idham.

Setelah menjadi Kapolri, salah satu yang membahagiakan dirinya adalah bisa bertemu dan berduet dengan Iwan dan Ebit. Dia pernah membawakan lagu "Ayah" bersama Ebit dan "Ibu" bersama Iwan. "Lagu Ibu adalah yang paling saya suka. Liriknya saya banget itu," kata Idham di buku tersebut.

Duet Idham dengan Iwan Fals terjadi pada acara Rapim Polri awal 2020. Pada kesempatan itu, Iwan mengaku bangga punya fans seorang Kapolri.

Iwan juga tak menutupi kekagumannya mendapati Idham hafal lagu-lagunya. Tapi bukan Iwan namanya jika tidak menyempatkan bercanda. Saat mengambil gitar untuk mengiringi Idham, dia berkata "Nyanyi bersama kita, Pak. Tapi jangan nangis ya," ujar Iwan.

Rupanya sang lengenda paham betul bagaimana Idham sangat mengangumi perjuangan ibunya.

Artikel Asli