Loading...
Loading…
Ayah Almarhum Pratu Dedi Sudah Ikhlas, Jenazah Dijadwalkan Tiba di BIL Minggu Siang

Ayah Almarhum Pratu Dedi Sudah Ikhlas, Jenazah Dijadwalkan Tiba di BIL Minggu Siang

Nasional | lombokpost | Sabtu, 23 Januari 2021 - 18:10

PRAYA -Duka menyelimuti rumah anggota Satgas Batalyon Raider 400/Banteng Raider Kodam IV/Diponegoro Pratu Dedi Hamdani di Dusun Bagik Dewa Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Sabtu (23/1). Pria kelahiran 30 September 1995 itu gugur saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua.

Saya sudah merelakan anak saya. Saya tidak menyangka akan berakhir seperti ini, kata Muhdin, ayah dari almarhum Pratu Dedi dengan nada sendu.

Dia menceritakan, kabar duka itu diketahuinya setelah komandan Batalion Rider 400/Banteng Rider Kodam IV/Diponogoro menghubunginya lewat telepon. Ucapan komandan singkat, dia menanyakan apakah ini bapaknya Pratu Dedi. Lalu saya jawab iya dan dia bilang Pratu Dedi Hamdani meninggal dunia, papar Muhdin.

Begitu mendengar kabar duka itu, pria 50 tahun tersebut tidak bisa berkata apa-apa. Dia hanya berdoa semoga anak kesayangannya diterima di sisi Allah SWT.

Dandim 1620/Loteng Letkol Inf Putu Tangkas Wiratawan juga langsung menyambangi orang tua almarhum Pradu Dedi di kediamannya, Sabtu (23/1). Atas nama TNI, Korem 162/WB, dan Kodim 1620/Loteng, kami turut berduka cita, katanya.

Kepada orang tua Pratu Dedi, dandim mengatakan, almarhum Pratu Dedi meninggal dengan terhormat. Almarhum tercatat sebagai pahlawan karena telah rela mengorbankan jiwa dan raga demi keutuhan NKRI.

Jenazah almarhum rencana tiba di Bandara Internasional Lombok, Minggu (24/1) pukul 14.10 Wita, ujar Tangkas.

Selanjutnya, jenazah akan dimakamkan secara militer di pemakaman umum Desa Pelambik. Rencananya pemakaman akan digelar usai salat Asar. Secara otomatis almarhum juga menerima pangkat Praka Anumerta, pungkasnya.

Sebelumnya pada Jumat (22/1) sekitar pukul 06.30 WIT terjadi baku tembak antara KKB dengan Satgas Batalyon Raider 400/Banteng Raider Kodam IV/Diponegoro di Intan Jaya, Papua. Dalam baku tembak itu, dua anggota Satgas Batalyon Raider 400/Banteng Raider Kodam IV/Diponegoro meninggal dunia.

Selain Pratu Dedi, satu anggota Satgas Batalyon Raider 400/Banteng Raider Kodam IV/Diponegoro lainnya adalah Pratu Roy Febriyanto asal Bandung, Jawa Barat. Pratu Dedi terkena peluru di bagian perut, sedangkan Pratu Roy tertembak pada dada sebelah kanan. (dss/r5)

Original Source

Topik Menarik