Loading...
Loading…
Soal Jilbab, Kadisdik Sumbar akan Mediasi Ortu dan Sekolah

Soal Jilbab, Kadisdik Sumbar akan Mediasi Ortu dan Sekolah

Nasional | republika | Sabtu, 23 Januari 2021 - 15:32

REPUBLIKA.CO.ID,PADANG -- Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat Adib Al Fikri menyebut, pihaknya akan memediasi antara pihak SMK N 2 Padang dengan orang tua murid yang keberatan ananknya harus memakai kerudung ke sekolah. Menurut Adib, persoalan ini harus didudukkan bersama supaya tidak terus menerus terjebak dalam kesalahpahaman.

"Saya merasa perlu bertemu lagi antara pihak sekolah dengan orang tua murid. Kami minta Kabid (Kepala Bidang) SMK (Dinas Pendidikan Sumbar) untuk memediasi ini. Sama-sama kita cari solusi terbaik," kata Adib, Jumat (22/1).

Adib mengatakan, sudah menurunkan tim untuk melakukan investigasi terkait kasus viral ada orang tua siswi non-muslim protes karena merasa anaknya dipaksa memakai jilbab di sekolah. Adib ingin, tim investigas dapat mengumpulkan fakta yang terjadi sehingga Dinas Pendidikan dapat menentukan sikap.

Tapi, menurut Adib, tidak ada sekolah negeri di Sumbar dapat memaksakan aturan tersendiri kepada siswi di luar aturan yang sudah dibuat pemerintah.

"Tidak ada aturan pemerintah yang memaksa siswi harus berpakaian muslimah di sekolah. Masalah ini sudah selesai sejak beberapa tahun lalu," ucap Adib.

Berdasarkan laporan yang ia terima dari Kepala Sekolah SMK N 2 Padang, menurut Adib, pihak sekolah tidak memaksa siswi harus memakai jilbab. Tapi selama ini nyaris semua siswi di SMK N 2 baik muslim maupun non-muslim memakai jilbab atau kerudung.

Siswi non-muslim lainnya yang bersekolah di SMK N 2, menurut Adib, selama ini, tidak pernah komplain. Baru kali ini ada siswi dan orang tua yang keberatan memakai kerudung di sekolah lantaran tak ingin memakai pakaian yang tidak sesuai dengan identitas agamanya.

"Sekolah tidak memaksa. Hanya bersifat imbauan. Dan sekolah juga tidak pernah memberikan sanksi kalau ada siswi tidak memakai jilbab," ucap Adib.

Sebelumnya, diberitakan Salah seorang orang tua murid bernama Elianu Hia memprotes pihak SMK 2 Padang karena merasa anaknya dipaksa memakai pakaian berkerudung di sekolah.

Persoalan ini viral sejak kemarin, Kamis (21/1) di mana ada rekaman video percakapan antara Eluanu dengan pihak SMK N 2 Padang. Di sana, Elianu mendatangi sekolah karena anaknya tidak mau memakai jilbab.

Anak Elianu yang bernama lengkap Jeni Cahyani Hia diketahui duduk di kelas IX jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran.

"Bagaimana rasanya kalau anak bapak dipaksa untuk ikut aturan yayasan. Kalau yayasan tidak apa, ini kan (sekolah) negeri, kata Elianu.

Original Source

Topik Menarik