Loading...
Loading…
Sederhana! Syekh Ali Jaber Ternyata Tak Punya Rumah dan Mobil

Sederhana! Syekh Ali Jaber Ternyata Tak Punya Rumah dan Mobil

Nasional | bukamatanews | Sabtu, 23 Januari 2021 - 15:34

BUKAMATA - Adik almarhum Syekh Ali Jaber, Syekh Muhamad Jaber membeberkan fakta mencengangkan, bahwa Syekh Ali Jaber ternyata tidak memiliki rumah ataupun mobil pribadi.

Pengakuan itu diungkap untuk mengklarifikasi soal kepemilikan Villa Marseillia Hills di Puncak, Bogor, Jawa Barat. Sebab kabar yang beredar, villa mewah tersebut disebut milik Almarhum.

"Syekh Ali Jaber tidak memiliki villa mewah Marseillia di Puncak, Bogor. Beliau tidak memiliki 1 persen dari villa tersebut," kata Syekh Muhammad Jaber dalam kanal YouTube Syekh Ali Jaber, Sabtu (23/1/2021).

Ia menjelaskan, semasa hidup Syekh Ali Jaber hanya membantu sahabat baiknya untuk mempromosikan villa tersebut. Sahabatnya itulah yang merupakan pemilih asli villa tersebut.

"Syekh Ali Jaber hanya mempromosikan villa milik sahabatnya tersebut. Kenapa Syekh Ali Jaber mau mempromosikan villa tersebut karena itu milik temannya yang baik dan ia berjanji membantu program sosial program dakhwah Syekh Ali Jaber," ucapnya.

Bahkan, Syekh Muhammad Jaber menegaskan bahwa Syekh Ali Jaber tidak memiliki rumah pribadi ataupun mobil pribadi.

Bahkan bukan villa yang tidak dimiliki Syekh Ali Jaber, Syekh Ali Jaber sendiri tidak memiliki rumah pribadi, mobil pribadi beliau tidak memiliki sama sekali," ungkapnya.

"Dulu punya mobil, betul. Tetapi sebelum meninggal, beliau satu mobil pun tidak memiliki, sambung Syekh Muhammad Jaber.

Diketahui, Syekh Ali Jaber meninggal pada 14 Januari 2021. Almarhum sempat dirawat intensif di Rumah Sakit YARSI, Jakarta usai terpapar Covid-19.

Kerabat Syekh Ali Jaber, Sakinah Mahri, menilai hidup ulama ternama itu sederhana. "Beliau penghasilannya memang buat umat. Bahkan rumahnya pun, yang setahu saya, masih ngontrak," belum lama ini.

Sakinah mengenang Syekh Ali Jaber mengabdikan hidupnya untuk akhirat. Ia menyebut Syekh Ali Jaber sangat mendukung para hafiz Al-Qur\'an.

"Syekh Ali itu dia memang mengabdikan hidupnya untuk akhirat ya, untuk sangat men-support tahfiz-tahfiz Qur\'an, untuk men-support tunanetra agar bisa baca Al-Qur\'an dengan diciptakannya Braille Qu\'ran jadi Braille Qur\'an digital," ujarnya.

Original Source

Topik Menarik