Loading...
Loading…
Teror KKSB Meningkat, Mahasiswa Papua: Ada Upaya Gagalkan Otsus

Teror KKSB Meningkat, Mahasiswa Papua: Ada Upaya Gagalkan Otsus

Nasional | sindonews | Sabtu, 09 Januari 2021 - 15:17

JAKARTA - DPR telah menerima Surat Presiden (Surpres) Jokowi terkait pembahasan Revisi Undang-undang (RUU) Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua . Setelah itu, DPR melakukan rapat paripurna penutupan Masa Sidang II 2020, Jumat, 11 Desember 2020 yang dipimpin Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengatakan, mendapat laporan pukul 09.30 WIT dari Kapten Pilot pesawat MAF PK-MAX Alex Luferchek lewat radio ke Kantor MAF bahwa pesawat telah mendarat dengan baik. Kemudian beberapa orang dari kelompok tersebut membawa senjata api sambil melakukan tembakan ke atas serta meminta pilot turun dari pesawat dengan merunduk.

Kedua peristiwa tersebut diduga bagian dari gerakan teror KKSB bersenjata yang berkomplot dengan gerakan politik Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk menggagalkan sidang lanjutan pada 10-13 Januari 2021 mendatang. Karena sebelumnya KNPB dengan mengatasnamakan Petisi Rakyat Papua (PRP) mengajak masyarakat untuk melakukan aksi besar-besaran yang akan mengganggu keamanan. Diperkirakan mereka melakukan aksi mogok sipil nasional pada 10-13 Januari 2021 bersamaan dengan rencana pembahasan revisi UU Otsus Papua di Jakarta.

Seperti diketahui, pelaksanaan Otsus Papua sudah berdampak sangat baik dalam berkontribusi pada pembangunan di Papua, baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik. "Otsus sudah berjalan baik, namun, secara jujur perlu diakui bahwa dalam pelaksanaan tersebut masih ada kekurangan, khususnya transparansi pengelolaan keuangan otsus yang terkesan banyak menguap," jelas Samuel Doko mahasiswa afirmasi Papua asal Boven Digul.

Samuel menjelaskan dari catatannya gerakan teror dan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh KKB dan KNPB dalam rangka posisi tawar politik pada isu-isu politik nasional maupun internasional justru semakin memperkeruh kondisi damai Papua. "Ajakan aksi mogok massa sangat jelas sebagai hasutan kotor oleh kelompok yang tidak menginginkan Papua damai, kita harus mewaspadai berbagai aksi demonstrasi oleh kelompok KNPB dan kelompok lainnya yang menolak pembahasan otsus disinyalir hanya merupakan kelompok pembuat onar yang tidak menginginkan Papua maju yang selama ini sangat besar kontribusinya dari dana otsus," tutup Samuel.

Original Source

Topik Menarik