Loading...
Loading…
Temui Khofifah, Whisnu Bahas Rencana Aktifkan Kembali Kampung Tangguh

Temui Khofifah, Whisnu Bahas Rencana Aktifkan Kembali Kampung Tangguh

Nasional | jawapos | Sabtu, 26 Desember 2020 - 11:43

JawaPos.com Upaya Pemerintah Kota Surabaya mengantisipasi persebaran Covid-19 pascalibur Natal dan Tahun Baru 2021 (Nataru) terus berlanjut. Jumat (25/12) malam, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya Hendro Gunawan menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pertemuan di Gedung Negara Grahadi tersebut untuk audiensi pencegahan Covid-19.

Whisnu mengatakan, bersama Khofifah membicarakan beberapa hal. Di antaranya, penanggulangan Covid-19 saat libur panjang dan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo.

Tadi ngobrol untuk koordinasi, khususnya penanganan Covid-19 di Surabaya. Ini kan paling sentral untuk Jawa Timur kan Surabaya, apalagi nanti menjelang malam tahun baru, papar Whisnu.

Dia menegaskan, pemkot akan terus berkolaborasi bersama seluruh pihak untuk menanggulangi persebaran Covid-19. Termasuk dengan pemprov.

Whisnu menyatakan, pihaknya akan mengaktifkan Kampung Tangguh di setiap wilayah Surabaya. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya penularan pascalibur Nataru.

Alhamdulillah tadi kita sudah sepakati. Insya Allah untuk Kampung Tangguh kita aktifkan lagi. Mungkin nanti saya bersama Bu Gubernur dan Forkopimda Provinsi juga kita coba keliling untuk mengaktifkan lagi, ungkap Whisnu.

Whisnu menjelaskan, bantuan dana hibah akan cair minggu depan. Hal tersebut diharapkan menjadi dana stimulus supaya tim Kampung Tangguh mampu menjaga warga dari persebaran Covid-19.

Insya Allah minggu depan dana bantuan hibah Kampung Tangguh Covid-19 kita turunkan dari pemerintah kota. Sekaligus kita aktifkan, sambil warga menjaga kampungnya pada masa libur panjang tahun baru ini, ujar Whisnu.

Tidak hanya mengaktifkan Kampung Tangguh kembali, Whisnu mengatakan, Pemkot Surabaya berfokus untuk mencegah klaster Nataru pada libur panjang kali ini. Untuk itu, pemkot mengimbau ketua RT/RW mendata warganya yang liburan keluar kota.

Persiapan lain yang dilakukan adalah sediakan fasilitas swab di 31 kecamatan di Surabaya. Fasilitas tersebut dikhususkan bagi warga yang baru kembali dari luar kota.

Diharapkan tidak ada klaster baru. Kita siapkan puskesmas-puskesmas terdekat untuk mendekati warga-warga yang pulang dari liburan untuk kita swab gratis, kata Whisnu.

Saksikan video menarik berikut ini:

Original Source

Topik Menarik