Loading...
Loading…
Resmi Ditahan, Benarkah Habib Rizieq Melanggar Pasal-Pasal Ini?

Resmi Ditahan, Benarkah Habib Rizieq Melanggar Pasal-Pasal Ini?

Nasional | sindonews | Minggu, 13 Desember 2020 - 03:05

JAKARTA - Penyidik Polda Metro Jaya telah resmi menahan Habib Rizieq Shihab setelah memeriksanya selama kurang lebih 13 jam. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu ditahan di Rutan Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro untuk 20 hari ke depan.

Habib Rizieq ditahan terkait kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. Selain Habib Rizieq, Polda Metro juga telah menetapkan lima tersangka lain yakni Ketua Umum FPI Shabri Lubis (SL) selaku penanggungjawab acara, Haris Ubaidillah (HU) selaku Ketua Panitia, Ali bin Alwi Alatas (A) selaku Sekretaris Panitia, Panglima LPI Maman Suryadi (MS) sebagai penanggung jawab keamanan, serta Habib Idrus (HI) sebagai kepala seksi acara. Rencananya, kelima tersangka lain akan diperiksa Senin (14/12/2020) besok.

"Pasal yang dikenakan terhadap para tersangka antara Pasal 160 KUHP, Pasal 216 KUHP serta Pasal 93 UU No 6/2018 tentang UU Kekarantinaan Kesehatan,\' kata Yusri kepada wartawan, Kamis (10/12/2020).

Seperti apa bunyi pasal-pasal yang disangkakan oleh penyidik Polda Metro kepada Habib Rzieq cs? Berikut ini kutipan pasal yang disadur utuh oleh SINDOnews:

Pasal 160 KUHP

Pasal 216 KUHP

" Barang siapa dengan sengaha tidak menuruti perintah atau permintaan yang dilakukan menurut undang-undang oleh pejabat yang tugasnya mengawasi sesuatu, atau oleh pejabat berdasarkan tugasnya, demikian pula yang diberi kuasa untuk mengusut atau memeriksa tindak pidana, demian pula barang bsiapa dengan sengaja mencegah, menghalang-halangi atau menggagalkan tindakan guna menjalankan ketentuan undang-undang yang dilakukan oleh salah seorang pejabat tersebut, diancam pidana penjara paling lama empat bulan dua minggu atau pidana denda paling banyak sembilan ribu rupiah ".

Pasal 93 UU No 6/2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan

" Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) ".

Original Source

Topik Menarik

{
{