Loading...
Loading…
Puan di Puncak Kejayaan Parlemen, Ganjar Sulit Kantongi Restu Megawati Maju Pilpres

Puan di Puncak Kejayaan Parlemen, Ganjar Sulit Kantongi Restu Megawati Maju Pilpres

Nasional | inewsid | Sabtu, 05 Desember 2020 - 10:53

JAKARTA, iNews.id - Popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo saat ini menduduki rangking teratas kandidat calon presiden (capres) berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga survei. Posisi tersebut dinilai bukan jaminan gubernur Jawa Tengah itu dengan mudah mengantongi restu dan tiket dari Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri untuk maju sebagai capres pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan, Puan Maharani menjadi sala satu kendala Ganjar dalam mendapatkan restu Megawati. Apalagi, Puan sedang berada di puncak kejayaan sebagai Ketua DPR.

"Jadi saya kira ini akan menjadi pertimbangan Megawati sebagai ketua umum di PDIP, meskipun Ganjar Pranowo memiliki popularitas tertinggi bahkan elektabilitas yang terus memuncaki perolehan," ujar Dedi di Jakarta, Sabtu (5/12/2020).

Dia menuturkan, sejauh ini PDIP tidak memiliki tradisi mengangkat kader yang tidak dekat dengan keluarga Soekarno, kecuali Joko Widodo (Jokowi). Kondisi Jokowi pada Pilpres 2014 berbeda dengan kondisi ganjar Pranowo saat ini.

Baca Juga :
Puan di Puncak Parlemen, Ganjar Sulit Kantongi Restu Megawati untuk Nyapres

"Jokowi saat itu muncul secara drastis dan memang kebetulan keluarga Megawati tidak ada yang menonjol pada saat itu sementara sekarang ketika Ganjar mengemuka untuk Pilpres 2024, posisi Puan Maharani ada di puncak kekuasaan di parlemen," tuturnya.

Menurutnya, melihat fakta politik yang ada di internal PDIP, Ganjar akan menyadari posisinya belum tentu mendapatkan restu Megawati meskipun elektabilitas dan popularitasnya tertinggi kemudian melakukan manuver politik termasuk konsolidasi dengan parpol lain karena potensi untuk diusung parpol lain bisa jadi lebih beasr dibandingkan dengan diusung oleh PDIP sendiri.

"Sederhananya Puan bakal menjadi sandungan utamanya Ganjar karena Puan Maharani sekarang posisinya sama-sama menjadi elite. Ganjar sebagai gubernur sementara Puan Maharani sebagai Ketua DPR maka saya kira bergaining power-nya juga sama-sama besar. Tetapi tentu Puan akan tetap diutamakan karena dia adalah puteri mahkota," katanya.

Sebelumnya, hasil survei IPO 12-23 Oktober 2020 menunjukkan 17,9% responden akan memilih Ganjar jika diadakan pemilihan presiden (pilpres) saat ini. Disusul Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (16,4%) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (15,3%). Berikutnya, Sandiaga Uno (8,8%), Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (6%), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (5,7%), dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (4,2%).

Baca Juga :
Puan Maharani Putri Mahkota PDIP, Ganjar Jangan Harap Bisa Nyapres 2024!

Selanjutnya, Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (2,9%), Ketua DPR Puan Maharani yang merupakan kader PDI-P (1,9%), dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (1%).

Original Source

Topik Menarik