Kesaksian Korban Penembakan Bentrokan di Bangkalan, Diserang Rombongan Pelaku 10 Mobil

Kesaksian Korban Penembakan Bentrokan di Bangkalan, Diserang Rombongan Pelaku 10 Mobil

Nasional | inews | Selasa, 28 Juli 2026 - 18:53
share

BANGKALAN, iNews.id – Polisi masih menyelidiki bentrokan yang diwarnai penembakan dan aksi perusakan di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur pada Senin (27/7/2026). Sementara itu, kondisi korban penembakan, Bambang Siswoyo berangsur membaik setelah menjalani perawatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan.

Bambang merupakan korban luka tembak dalam bentrokan tersebut. Dia mengalami dua luka tembak, masing-masing di bagian punggung dan kaki.

Menurut Bambang, insiden bermula dari teguran terhadap seorang pengendara yang memarkir mobil di tikungan jalan saat membeli rujak di Desa Berbeluk. Lokasi parkir dinilai membahayakan pengguna jalan karena memakan bahu jalan dan berada di jalur yang sempit.

Adik sepupu korban, Mustofa kemudian menegur pengemudi tersebut agar memindahkan kendaraannya ke tempat yang lebih aman. Teguran itu justru memicu cekcok hingga pengemudi diduga mengeluarkan senjata tajam.

Sekitar satu jam setelah kejadian, situasi berubah menjadi bentrokan. Bambang mengaku rombongan sekitar 10 mobil datang ke rumah keluarganya dan langsung melakukan penyerangan.

"Kronologi awalnya itu yang bermasalah dengan sepupu saya. Itu pelaku beli rujak di kawasan Berbeluk. Dan lokasinya agak rawan seperti tikungan gitu. Mobil pelaku itu parkir sampai memakan bahu jalan karena jalannya kecil posisi parkirnya lawan arah. Nah disitu adik saya, Mustofa negur dia dengan baik-baik. Terus dia bilang, kalau saya gak mau gimana? Habis itu dia ngeluarin Sajam ke adik saya," ujar Bambang.

Dia mengatakan kelompok penyerang diduga membawa senjata api dan senjata tajam. Selain menembaknya, para pelaku juga merusak dua mobil milik keluarganya yang terparkir di halaman rumah.

Usai bentrokan, polisi mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan dari korban maupun saksi.

Dari hasil olah TKP, penyidik menemukan sejumlah selongsong peluru serta senjata tajam yang diduga digunakan oleh kelompok penyerang.

Hingga kini, Satreskrim Polres Bangkalan masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa para saksi dan korban. Polisi juga menyelidiki motif bentrokan serta mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan.

Topik Menarik