Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana

Profil Nanik S Deyang, Kepala BGN Pengganti Dadan Hindayana

Nasional | sindonews | Selasa, 2 Juni 2026 - 21:54
share

Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S Deyang diangkat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Dia menggantikan Dadan Hindayana yang dicopot Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (2/6/2026).

Pencopotan Kepala dan Wakil Kepala BGN diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Prasetyo mengatakan bahwa pencopotan dan pengangkatan Kepala dan Wakil BGN ini telah melalui evaluasi selama hampir 1,5 tahun. "Maka pada hari ini, Selasa tanggal 2 Juni tahun 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Baca Juga: Prabowo Angkat Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana

"Bapak Presiden memutuskan untuk mengangkat saudari Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, kemudian saudari Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru, dan saudara Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional yang baru," ujar Prasetyo.Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru, Prasetyo berharap untuk dapat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, dan tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota, serta memastikan seluruh program Badan Gizi Nasional dapat tetap berjalan dengan sebaik-baiknya.

"Kita semua berharap kepemimpinan yang baru dapat mempercepat pelaksanaan program-program prioritas, memperbaiki kinerja, meningkatkan tata kelola organisasi, serta menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal upaya peningkatan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia," paparnya.

Profil Nanik S Deyang

Sebelum diangkat sebagai Kepala BGN, Nanik menjabat Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Nanik lahir 3 Januari 1968.

Sebelum menjadi pejabat, dia dikenal sebagai seorang wartawati dan politikus Indonesia kelahiran Madiun, Jawa Timur. Nanik memulai karier sebagai wartawati dari Tabloid Bangkit.

Pada 17 September 2025, ia diangkat menjadi Wakil Kepala BGN, sekaligus diberhentikan dari jabatan Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan yang sebelumnya dijabat.

Pada 25 Agustus 2025, Nanik dianugerahi Tanda Kehormatan Bintang Mahaputera oleh Presiden Prabowo Subianto. Tanda kehormatan itu diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025.

Topik Menarik