TNI AD Kirim 104 Perwira ke Pakistan, Ikuti Pendidikan Operasi Perang hingga Intelijen
TNI Angkatan Darat (AD) mengirimkan 104 perwira Infanteri untuk mengikuti pendidikan calon Komandan Batalyon (Danyon) dan Komandan Kompi (Danki). Ratusan prajurit ini akan menjalani pendidikan di Pakistan.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan, program pendidikan ini merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pakistan. Pendidikan untuk peningkatan profesionalisme dan kapasitas kepemimpinan prajurit akan berlangsung selama 10 pekan di School of Infantry and Tactics, Quetta, Pakistan.
Baca juga: Berapa Lama Pendidikan Bintara TNI AD? Simak Penjelasannya
Sebanyak 104 peserta yang terdiri dari 50 calon Danyon, 50 calon Danki, serta empat perwira pendamping mengikuti pendidikan dengan materi komprehensif mencakup operasi konvensional, perang sub-konvensional dan keamanan internal, operasi gabungan, serta fungsi staf umum, operasi, dan intelijen.
"Selama penugasan ini berkreasilah dengan baik, berinovasi dengan baik," ujar Maruli saat memberikan pengarahan kepada para perwira dikutip, Jumat (17/4/2026).Ratusan prajurit infanteri ini juga akan dibekali kemampuan kepemimpinan dan manajemen, administrasi dalam kondisi perang dan damai, manajemen latihan tingkat satuan, hingga pelatihan pesawat tanpa awak. Program ini juga mencakup peningkatan kebugaran fisik, kemampuan menembak, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler guna mendukung kesiapan prajurit secara menyeluruh.
Khusus bagi peserta Danki, materi pendidikan turut menekankan pengembangan kepribadian, komunikasi, serta kemampuan administrasi lapangan dan logistik, guna menunjang pelaksanaan tugas di tingkat kompi secara efektif dan adaptif. "Harus punya pikiran anggotamu itu bisa orang-orang hebat, bisa jadi orang-orang hebat," ucapnya.
Melalui program ini, diharapkan para perwira TNI AD mampu memperluas wawasan, meningkatkan profesionalisme, serta menjadi pemimpin lapangan yang tangguh, inovatif, dan siap menghadapi dinamika tugas ke depan sekaligus memperkuat kerja sama militer antara Indonesia dan Pakistan.










