Kemenhaj Sebut Kenaikan Harga Avtur untuk Haji 2026 Ditanggung APBN

Kemenhaj Sebut Kenaikan Harga Avtur untuk Haji 2026 Ditanggung APBN

Nasional | sindonews | Kamis, 9 April 2026 - 00:15
share

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyebut kenaikan harga avtur untuk penerbangan jemaah haji asal Indonesia akan ditanggung oleh pemerintah melalui mekanisme pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Hal ini menyusul keputusan Presiden Prabowo Subianto yang tidak akan membebankan kenaikan harga avtur kepada jemaah.

"Presiden memutuskan kenaikan-kenaikan itu akan ditanggulangi oleh APBN maupun nanti juga kita bicara dengan BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji) terkait dengan pengelolaan keuangan haji," kata Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Dahnil menjabarkan, maskapai Garuda Indonesia sebelumnya telah mengajukan kenaikan sebesar Rp7,9 juta per jemaah. Sementara, Saudia Airlines juga turut mengajukan kenaikan sebesar 480 dolar AS per jemaah atau sekitar Rp8 juta.

"Jadi kalau ditotal antara kenaikan semuanya itu, totalnya harus tanggung APBN sekitar Rp1,77 triliun," ujarnya.

Baca Juga: Pemerintah Cari Sumber Dana Lain Antisipasi Lonjakan Biaya HajiNamun, kata dia, perhitungan lebih rinci akan dihitung ulang kembali. Demikian pula dengan teknis dari pembayarannya. "Nanti akan dibicarakan lebih rinci," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa pemerintah telah menurunkan biaya haji 2026 sebesar Rp2 juta. Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa keputusan ini dinilai berani di tengah naiknya harga avtur.

Hal ini diungkapkan Prabowo saat memberikan taklimat kepada seluruh jajaran anggota Kabinet Merah Putih beserta seluruh Eselon 1 Kementerian dan Lembaga serta Dirut BUMN, dalam Rapat Kerja (Raker) Pemerintah, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

"Yang sudah kita putuskan adalah, yang boleh saya umumkan sekarang adalah pelaksanaan haji tahun 2026 ini, kecuali pemerintah Arab Saudi menentukan lain, kalau kita laksanakan, kita pastikan bahwa biaya haji tahun 2026 kita turunkan harganya sekitar Rp2 juta," ujar Prabowo.

Prabowo mengungkapkan tujuannya untuk menurunkan ongkos haji saat harga avtur naik merupakan wujud melindungi masyarakat, terutama calon jemaah haji. "Walaupun harga avtur naik, tapi kita berani turunkan harga haji untuk tahun ini. Demikian komitmen pemerintah ini untuk melindungi rakyat paling bawah," pungkasnya.

Kenaikan harga avtur yang diumumkan Pertamina mulai berlaku per 1 April 2026. Sepanjang periode 1–30 April, harga avtur domestik melonjak rata-rata 70 persen, sementara untuk rute internasional meningkat hingga 80 persen, dengan variasi di masing-masing bandara.

Secara umum, harga avtur domestik yang pada Maret 2026 berada di kisaran Rp13.656 per liter, kini naik menjadi sekitar Rp23.551 per liter pada April atau meningkat lebih dari 70 persen. Jika dibandingkan dengan 2019 saat kebijakan tarif batas atas (TBA) mulai diterapkan, harga avtur bahkan telah melonjak hampir tiga kali lipat.

Topik Menarik