Profil Juwono Sudarsono, Menhan Pertama Indonesia dari Kalangan Sipil

Profil Juwono Sudarsono, Menhan Pertama Indonesia dari Kalangan Sipil

Nasional | sindonews | Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:50
share

Menteri Pertahanan (Menhan) periode 2004-2009 Juwono Sudarsono meninggal dunia pada hari ini, Sabtu (28/3/2026). Juwono mengembuskan napasnya pada pukul 13.45 WIB di RSPI Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Almarhum Juwono Sudarsono rencananya disemayamkan di R. Hening Kementerian Pertahanan (Kemhan), pada Minggu, 29 Maret 2026 besok pada pukul 07.30 WIB.

“Prosesi pemakaman jenazah Almarhum Bapak Juwono Sudarsono di TMP Kalibata dipimpin oleh Bapak Menhan,” ujar Karo Infohan Setjen Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, Sabtu (28/3/2026).

Juwono merupakan putera dari Sudarsono, mantan Menteri Dalam Negeri Indonesia pada Kabinet Sjahrir. Semasa hidupnya, Juwono dikenal sebagai diplomat sekaligus akademisi yang banyak berkontribusi dalam membangun fondasi pertahanan modern Tanah Air.

Baca juga: Jenazah Juwono Sudarsono Akan Disemayamkan di Kemhan BesokJuwono merupakan Menhan pertama yang berasal dari kalangan sipil. Sebelumnya, selama lebih kurang 40 tahun, sejak 1959 hingga 1999, Menteri Pertahanan selalu dijabat oleh kalangan militer.

Pria kelahiran Ciamis, Jawa Barat pada 5 Maret 1942 meraih gelar sarjana dari Universitas Indonesia (UI). Kemudian dia melanjutkan pendidikannya ke Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat pada 1970. Termasuk London School of Economics and Political Science pada 1975.

Baca juga: Kabar Duka, Mantan Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia

Juwono tercatat pernah menjadi Guru Besar Tamu Columbia University, New York, AS pada 1986-1987, kemudian Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) 1988-2020, Dekan FISIP UI periode 1988-1994, dan Wakil Gubernur (Wagub) Lemhanas.

Sosoknya yang cerdas membuatnya dipercaya mengemban jabatan strategis sebagai Menteri Negara Lingkungan Hidup Kabinet Pembangunan VII di masa pemerintahan Presiden Soeharto pada 1998. Meski terjadi perubahan politik nasional, Juwono tetap dipercaya menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Kabinet Reformasi pada Mei 1998-Oktober 1999.

Kariernya di pemerintahan terus berlanjut, Juwono diangkat menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) pada Kabinet Persatuan Nasional pada Oktober 1999-Agustus 2000 di era kepemimpinan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kemudian Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Britania Raya pada 12 Juni 2003-Oktober 2004. Meski kepemimpinan nasional berganti, Juwono kembali dipecaya menjadi Menteri Pertahanan (Menhan) Kabinet Indonesia Bersatu (21 Oktober 2004-20 Oktober 2009 di masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Topik Menarik