Rest Area Cipali Buka Tutup Akibat Kendaraan Membeludak, Pemudik Diminta Tak Berhenti di Bahu Jalan
Lonjakan arus balik Lebaran di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) tak hanya berdampak pada peningkatan volume kendaraan, tetapi juga memicu kepadatan di area istirahat atau rest area. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pengelola tol bersama kepolisian memberlakukan sistem buka-tutup rest area secara situasional.
Kebijakan ini diterapkan di seluruh rest area di ruas Tol Cipali, baik yang berada di jalur one way maupun jalur normal. Rest area di KM 86, KM 102, KM 130, dan KM 166 menjadi titik utama di jalur one way, sementara rest area di KM 164, KM 130, KM 101, serta KM 77 tetap melayani kendaraan di jalur dua arah.
Pemberlakuan buka-tutup dilakukan menyesuaikan kapasitas parkir dan kondisi di lapangan. Saat rest area penuh, akses masuk akan ditutup sementara guna mencegah penumpukan kendaraan yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas utama.
Baca juga: 36 Ribu Kendaraan Lintasi Tol Cipali Menuju Jakarta saat Puncak Arus Balik 2026
Pengguna jalan pun diimbau untuk tidak berhenti di bahu jalan atau memaksakan antre masuk rest area. Kondisi tersebut dinilai berisiko karena dapat memicu perlambatan hingga kecelakaan, terutama di tengah tingginya volume kendaraan saat arus balik.Sebagai alternatif, pemudik disarankan melanjutkan perjalanan ke rest area berikutnya atau keluar melalui gerbang tol terdekat untuk beristirahat di luar ruas tol. Pengelola memastikan bahwa pengguna jalan tidak akan dikenakan biaya tambahan, karena sistem transaksi yang digunakan bersifat tertutup dan dihitung berdasarkan jarak tempuh.
Lihat video: Arus Balik Memuncak! Tol Jakarta-Cikampek Dipadati Kendaraan
Di tengah kebijakan tersebut, arus lalu lintas menuju Jakarta hingga Selasa (24/3/2026) sore terpantau tetap meningkat. Berdasarkan data hingga pukul 17.00 WIB, tercatat sekitar 74 ribu kendaraan telah melintasi eks Gerbang Tol Cikopo menuju arah Jakarta.Meski volume kendaraan meningkat, implementasi rekayasa lalu lintas one way dinilai mampu menjaga arus tetap bergerak lancar dan terkendali. Seluruh pengguna jalan diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Pemudik juga diingatkan untuk tidak berpindah jalur maupun menggunakan u-turn selama pemberlakuan one way berlangsung.









