Dramatis! Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi Kejar dan Temukan hingga Pekalongan

Dramatis! Tas Pemudik Tertinggal di Bus, Polisi Kejar dan Temukan hingga Pekalongan

Nasional | inews | Sabtu, 21 Maret 2026 - 16:36
share

PEMALANG, iNews.id – Kisah dramatis dialami pemudik bernama Toipul (20). Dia panik setelah menyadari tas berisi uang dan barang berharga miliknya tertinggal dalam bus yang terus melaju ke arah Pekalongan.

Peristiwa ini terjadi di jalur Pantura, tepatnya di simpang empat Gandulan, Kabupaten Pemalang, Jumat (20/3/2026) malam.

Kejadian bermula saat Toipul turun dari bus hanya membawa kardus. Dia baru menyadari tas miliknya masih berada di dalam bus yang telah melaju menjauh.

Dalam kondisi panik, Toipul langsung mendatangi Pos Terpadu untuk melaporkan kejadian tersebut. Sementara bus sudah hilang dari pandangan, melintasi gelapnya jalur Pantura menuju Pekalongan.

Mendapat laporan, polisi langsung bergerak cepat.  Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana menyebut personel segera melakukan pengejaran tanpa menunda waktu.

Koordinasi dilakukan dengan petugas di Pos Check Point Blandong, Comal. Ciri-ciri bus langsung disebarluaskan untuk mempersempit pencarian. Namun, bus yang dimaksud diduga telah melaju lebih jauh meninggalkan wilayah Pemalang.

Tak menyerah, petugas bersama Toipul melakukan penyisiran sepanjang jalur Pantura, dari Comal hingga memasuki Kota Pekalongan. Pencarian akhirnya membuahkan hasil di Terminal Pekalongan. Bus yang dicari ditemukan dalam kondisi terparkir.

Tanpa menunggu lama, petugas dan Toipul langsung memeriksa bagian dalam bus. Hasilnya melegakan. Tas yang sempat hilang ternyata masih berada di tempatnya dan tidak tersentuh.

“Alhamdulillah, tasnya masih ada dan bisa diamankan,” ujar Kapolres dikutip dari iNews Pemalang, Sabtu (21/3/2026).

Bagi Toipul, penemuan tas tersebut menjadi kelegaan luar biasa. Dia mengungkapkan tas itu berisi perlengkapan penting untuk melanjutkan perjalanan mudiknya dari Jakarta ke Desa Kejene, Kecamatan Randudongkal.

“Saya turun cuma bawa kardus, tasnya tertinggal di bus,” katanya.

Dia juga mengapresiasi kesigapan petugas yang membantu menemukan kembali barang miliknya.

“Petugas sangat cepat merespons, jadi tas saya bisa ditemukan lagi,” ujarnya.

Peristiwa tas pemudik tertinggal di bus Pemalang ini menjadi salah satu cerita di tengah padatnya arus mudik Lebaran. Kejadian tersebut mengingatkan pentingnya kewaspadaan selama perjalanan. Di sisi lain, respons cepat aparat menunjukkan peran penting pelayanan publik dalam membantu masyarakat di situasi darurat.

Topik Menarik