Gunung Semeru Meletus, Ketinggian Kolom Abu Capai 700 Meter

Gunung Semeru Meletus, Ketinggian Kolom Abu Capai 700 Meter

Nasional | inews | Selasa, 17 Maret 2026 - 15:55
share

LUMAJANG, iNews.id - Gunung Semeru meletus dengan memuntahkan kolom abu setinggi 700 meter di atas puncak, Selasa (17/3/2026). Aktivitas vulkanis ini langsung menjadi perhatian karena intensitas abu yang cukup tebal mengarah ke timur laut.

Petugas pengamatan gunung api, Mukdas Sofian, melaporkan erupsi terjadi pukul 07.12 WIB. Letusan tersebut teramati jelas dengan kolom abu berwarna putih hingga kelabu yang menunjukkan tingkat kepadatan cukup tinggi.

"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Selasa, 17 Maret 2026, pukul 07:12 WIB tinggi kolom abu teramati ± 700 m di atas puncak," ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, arah sebaran abu condong ke timur laut, mengikuti kondisi angin saat kejadian. Selain visual letusan, aktivitas ini juga terekam melalui alat pemantau. Seismograf mencatat amplitudo maksimum mencapai 22 mm dengan durasi erupsi berlangsung selama 146 detik.

Kondisi ini menunjukkan bahwa Erupsi Gunung Semeru masih aktif dan berpotensi menimbulkan bahaya lanjutan. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala kemungkinan.

PVMBG mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat di sekitar kawasan Gunung Semeru. Langkah ini bertujuan meminimalisasi risiko akibat aktivitas vulkanis yang masih berlangsung.

Masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan hingga radius 13 km dari puncak. Bahkan di luar zona tersebut, warga juga diminta menjauhi sempadan sungai sejauh 500 meter karena potensi awan panas dan lahar bisa meluas hingga 17 km.

Selain itu, aktivitas dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Semeru juga dilarang keras. Area ini dinilai sangat berbahaya karena berpotensi terjadi lontaran batu pijar.

Warga juga diminta mewaspadai ancaman lanjutan seperti awan panas, guguran lava, dan aliran lahar. Potensi tersebut terutama mengancam wilayah aliran sungai yang berhulu di puncak, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.

Situasi Erupsi Gunung Semeru ini menegaskan bahwa aktivitas vulkanik masih tinggi. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti arahan resmi dan tidak mendekati zona berbahaya demi keselamatan bersama.

Topik Menarik