Kecelakaan Mobil Oleng Tabrak 2 Motor di Puncak Cianjur, 1 Orang Tewas
CIANJUR, iNews.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Puncak tepatnya di Kampung Cimacan, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin (16/3/2026). Insiden ini melibatkan tiga kendaraan yang mengakibatkan satu orang tewas dan seorang lainnya luka berat.
Peristiwa nahas tersebut diduga bermula ketika sebuah mobil Toyota Calya melaju dari arah Cianjur menuju Bogor. Namun saat melintas di ruas jalan lurus, mobil tersebut tiba-tiba hilang kendali.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur Iptu Regina Andrilla Setiawan mengatakan, mobil Toyota Calya bernomor polisi F 1049 ZD yang dikemudikan YP (28) mendadak oleng ke sisi kanan jalan.
“Mobil Toyota Calya dengan nomor polisi F 1049 ZD melaju dari arah Cianjur menuju Bogor. Saat berada di jalan lurus, kendaraan tiba-tiba oleng ke kanan,” ujar Regina, Selasa (16/3/2026).
Akibatnya, mobil tersebut menabrak dua motor yang datang dari arah berlawanan. Setelah menabrak dua kendaraan tersebut, mobil terus terdorong ke sisi kanan jalan hingga akhirnya menghantam tembok.
Mahasiswa-DPRD Sumut Desak Kejatisu Tuntaskan Dugaan Korupsi Dana KIP Kuliah di LLDikti Wilayah I
Dua motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut yakni Yamaha X-Ride bernomor polisi F 4406 ZO dikendarai HSS (58) serta Honda Beat bernomor polisi F 2491 FBQ yang dikendarai P (51).
“Pengendara Yamaha X-Ride, HSS (58), warga Kabupaten Bogor meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara pengendara Honda Beat P (51), mengalami luka berat dan telah dilarikan ke RSUD Cimacan,” katanya.
Sementara itu, pengemudi mobil Toyota Calya dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.
Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan kendaraan yang terlibat. Petugas juga memeriksa sejumlah saksi guna mengetahui kronologi pasti kecelakaan tersebut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, kecelakaan diduga dipicu kondisi pengemudi mobil yang mengantuk sehingga kehilangan kendali saat berkendara.
“Kami mengimbau para pengguna jalan agar tidak memaksakan diri berkendara saat lelah atau mengantuk. Sebaiknya beristirahat terlebih dahulu hingga kondisi fisik kembali prima sebelum melanjutkan perjalanan,” ucapnya.










