Arus Mudik Lebaran 2026, Pelayanan Polda Sumbar Diapresiasi Penasihat Ahli Kapolri
Kebijakan Polda Sumbar yang membuka berbagai pelayanan prima kepada masyarakat jelang Lebaran 2026 mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Pelayanan tersebut menjadi bukti Polda Sumbar hadir di tengah-tengah masyarakat.
Adapun pelayanan prima Polda Sumbar ini dimulai dari Gerakan Pangan Murah (GPM), penitipan kendaraan gratis hingga penyiapan 81 posko pengamanan lalulintas dan pelayanan Pos terpadu dalam Operasi Ketupat Singgalang 2026.
Baca juga: H-8 Lebaran, Jumlah Pemudik dari Jawa ke Sumatera Terus Meningkat
Penasihat Ahli Kapolri Edi Hasibuan mengapresiasi Direktur Lalulintas Polda Sumbar Kombes Pol M. Reza Aditya Munir yang berjanji akan memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh masyarakat.
"Kita melihat kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta bersama anak buanya sudah hadir sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom yang humanis untuk masyarakatnya menjelang Lebaran 2026," katanya, Minggu (15/3/2026).
Anggota Kompolnas periode 2012-2016 mengaku terus memantau dan berikan motivasi agar pelayanan arus mudik dan Program Gerakan Pangan Murah di seluruh Indonesia berjalan dengan baik.
Baca juga: Cek Kesiapan Arus Mudik Pelabuhan Merak, Kapolri, Panglima TNI, hingga Menko PMK Patroli Naik Heli
Hasil pengamatannya, kata Edi, kehadiran Polda Sumbar yang menyiapkan penitipan kendaraan dan menjaga rumah kosong yang ditinggal pemiliknya secara gratis kepada masyarakat disambut baik masyarakat. Begitu juga dengan Program GPM banyak dimanfaatkan warga karena sangat membantu karena harganya relatif murah.
"Banyak masyarakat terbantu dan memanfaatkan layanan ini karena harganya sangat murah dan diluar sangat mahal. Kami melihat Polda Sumbar memiliki kepedulian besar untuk membantu warga yang membutuhkan," katanya.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, memastikan seluruh jalur utama arus mudik di wilayah Sumatera Barat dalam kondisi normal dan siap dilalui kendaraan.
"Sejumlah wilayah yang sebelumnya menjadi perhatian kini telah kembali normal. Beberapa titik pantauan tersebut meliputi wilayah Padang Pariaman, Padang Panjang, kawasan Gunung di wilayah Agam Regency, hingga Solok," ucapnya.










