Perang Iran-AS, Prabowo Akan Beri Taklimat untuk Bangsa
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan memberikan taklimat untuk seluruh bangsa Indonesia usai Timur Tengah memanas. Diketahui, Perang AS-Israel dengan Iran telah menewaskan ribuan orang.
Namun Prabowo belum menjelaskan lebih detail mengenai taklimat yang ingin disampaikan. Dia sebatas memastikan taklimat tersebut akan disampaikan dalam waktu dekat.
"Tapi juga saya harus jujur kepada seluruh rakyat dan saya juga akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat," kata Prabowo dikutip Selasa (10/3/2026).
Sebelumnya, Prabowo bicara tentang Indonesia yang harus siap menghadapi kesulitan, imbas dari perang di Timur Tengah. Dia menyampaikan perang di kawasan tersebut berdampak luas kepada seluruh dunia.
"Saudara-saudara, seluruh dunia sedang mengalami goncangan, seluruh dunia. Akibat perang di Timur Tengah kita terus terang saja harus siap menghadapi kesulitan," kata Prabowo.
Prabowo menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus siap menghadapi kesulitan. Ia berkeyakinan Indonesia punya kekuatan untuk menghadapi dan keluar dari kesulitan.
Pakar Komunikasi Politik: Pertemuan Prabowo dengan Tokoh Kritis Bisa Jadi Anugerah atau Musibah
"Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar," kata Prabowo.
Dia menyadari bahaya akibat perang yang kini terjadi di belahan dunia. Ia tidak menampik efek perang akan berimbas terhadap kesusahan bagi bangsa lain. Terlebih, perang yang kini terjadi melibatkan kekuatan-kekuatan besar.
"Saudara-saudara sekalian, kita berada dalam keadaan dunia yang penuh bahaya. Pihak-pihak kekuatan besar sedang bertikai dan bisa menyeret bangsa-bangsa lain ke dalam keadaan yang susah," kata Prabowo.
Prabowo menyampaikan ia sudah melihat serta mempelajari angka dan data tentang kekayaan Indonesia. Angka dan data tersebut menunjukkan setiap hari ada kekayaan-kekayaan baru yang ditemukan di Indonesia.
Walau begitu, Prabowo tidak menutup-nutupi mengenai kesulitan yang mungkin dihadapi. Tetapi ia percaya melalui kekuatan yang dimiliki negara, Indonesia bukan hanya bisa menghadapi, melainkan bisa bangkit lebih kuat.
"Kita akan mengalami kesulitan, saya tidak akan menutup-nutupi itu. Tapi kita punya kekuatan, saya kira perkiraan saya kita akan keluar lebih kuat," kata Prabowo.
"Kita akan keluar dari krisis ini dalam keadaan yang lebih kuat dan lebih makmur, lebih produktif, lebih mampu berdiri di atas kaki kita sendiri. Kita sangat bersyukur atas karunia yang diberikan Yang Maha Kuasa kepada kita," ujarnya.
Prabowo juga menyinggung kondisi terkini di Timur Tengah dan kawasan di belahan bumi lainnya.
"Saya ingin menyampaikan ini karena kita sadar dan mengerti bahwa dunia kita sekarang penuh dengan dinamika yang berbahaya. Di mana-mana meletus perang, hampir di semua kawasan di dunia, terutama di kawasan Timur Tengah," kata Prabowo.
Menurut Prabowo, meski secara geografis Indonesia berjauhan dengan lokasi perang yang berada si Eropa tepatnya Ukraina, serta kawasan Timur Tengah, tetapi perang bisa mempengaruhi kawasan lain.
"Walaupun kita berada secara geografis jauh dari tempat itu, tapi bumi kita sudah menjadi sesungguhnya kecil. Apa yang terjadi di satu kawasan akan mempengaruhi kawasan-kawasan lain," pungkasnya.










