Zona 4 TPST Bantargebang Ditutup Imbas Longsor, Pengiriman Sampah dari Jakarta Terganggu

Zona 4 TPST Bantargebang Ditutup Imbas Longsor, Pengiriman Sampah dari Jakarta Terganggu

Nasional | inews | Senin, 9 Maret 2026 - 10:38
share

BEKASI, iNews.id - Zona 4 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, ditutup sementara setelah longsor gunungan sampah menewaskan empat orang, Minggu (8/3/2026). Penutupan dilakukan untuk mendukung proses evakuasi korban serta investigasi penyebab kejadian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, penutupan Zona 4 TPST Bantargebang yang menjadi lokasi longsor dipastikan mengganggu proses pembuangan sampah. Apalagi volume sampah dari Jakarta ke TPST Bantargebang setiap hari mencapai ribuan ton.

Asep mengatakan pihaknya sedang mengupayakan pembukaan titik buang baru guna mengantisipasi penumpukan sampah di Jakarta.

"Kami sedang berupaya membuka titik buang baru untuk mengantisipasi penumpukan sampah di Jakarta," ujarnya, Senin (9/3/2026) dini hari.

Menurut dia, biasanya terdapat tiga hingga empat titik buang yang dibuka setiap hari di TPST Bantargebang. Namun akibat longsor ini, hanya dua titik buang yang beroperasi.

"Titik buang sebenarnya ada tiga. Karena 2 hari ini cuaca hujan deras dan terjadi musibah hanya dibuka dua titik buang," katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Lingkungan Hidup Jakarta juga mendorong pengoperasian fasilitas Refuse Derived Fuel Plant di Rorotan, Jakarta Utara.

Sementara itu, truk sampah dari Jakarta untuk sementara diminta menunda pengiriman hingga proses evakuasi korban selesai dilakukan.

"Untuk truk sampah dari Jakarta kami coba untuk tidak membuang dulu dari sore hingga malam sampai proses evakuasi selesai," ucapnya.

Diketahui, hingga saat ini empat korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban tewas terdiri atas dua perempuan dan dua laki-laki.

Asep mengungkapkan, kemungkinan masih ada korban lain yang tertimbun material longsoran sampah sehingga proses pencarian masih terus dilakukan tim gabungan.

"Kemungkinan masih ada satu atau dua orang lagi yang belum diketahui, masih dalam pencarian tim gabungan," katanya.

Hingga Senin dini hari, petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta Damkar Kota Bekasi masih melakukan pencarian di area longsor.

Dari total sepuluh orang yang diduga menjadi korban, empat orang ditemukan meninggal dunia dan dua orang berhasil selamat. Sementara empat orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Topik Menarik